Wujudkan Danau Toba Menjadi Kawasan Wisata Dunia

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Jika hanya mengandalkan keindahan danau toba semata, sulit mewujudkan menjadi tujuan wisata dunia. Sebab jika yang dijual hanya danau tobanya, wisatawan yang datang berkunjung akan cepat bosan dan belum tentu datang kembali.

“Oleh karena itu untuk mewujudkan cita cita besar Presiden Joko Widodo yang mengeluarkan kebijakan menjadikan pengembangan Kawasan wisata danau toba menjadi program strategis prioritas nasional,  Pemerintah dan Stakeholders yang terlibat harus melakukan terobosan besar, menyiapkan konsep pengembangan potensi wisata kawasan danau toba secara terintegrasi , dengan memadukan 6 potensi wisata menjadi satu paket  tujuan wisata yang saling melengkapi,” kata Wakil Ketua Umum DPP KMDT, Dr.Drs.Sonny W. Manalu, MM. Jumat (16/4).

Sonny mengungkapkan ke enam potensi wisata  tersebut meliputi; wisata danau, wisata lembah, wisata hutan, wisata sungai, wisata religi, dan wisata budaya. Keenam potensi wisata tersebut jika dikelola secara profesional dan dikemas menjadi satu paket kunjungan wisata, akan menjadi satu rangkaian wisata yang sangat menakjubkan dan tidak pernah  membosankan bagi setiap yang berkunjung ke Kawasan Danau Toba.

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027

“Jika di desain, direncanakan dan dikelola secara profesional diyakini akan menjadi magnet besar yang dapat menyedot para wisatawan baik local, nasional dan wisatawan manca negara,” ujar Putra Sumatera Utara yang lahir dan besar di sekitaran Kawasan Danau Toba dan kini berkiprah di ibukota Jakarta.

Aktifis mantan ketua umum DPP Mahasiswa Pancasila ini mengatakan ke enam potensi wisata tersebut, tersaji dengan terbuka di hamper seluruh Kawasan Danau Toba yang berada di 7 Kabupaten yakni Kab.Tapanuli Utara, Kab.Toba, Kab.Humbahas, Kab.Simalungun, Kab.Karo, Kab.Dairi, dan Kab.Samosir.

“Setiap potensi wisata sebagaimana diuraikannya diatas, jika di tata, dikelola dan di jadikan satu rangkaian paket wisata, akan menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat kawasan danau toba yang hingga saat ini masih jauh dari hidup sejahtera. Sekaligus menjadi  sumber penerimaan Negara melalui sektor wisata,” tutur Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Dijelaskannya, Wisata Danau Toba menjadi magnet utama bagi wisatawan adalah keseluruhan Kawasan Danau dengan segenap panorama disekitarnya, Wisata hutan terdapat dibeberapa spot area Hutan alami yang  bisa di jual bagi wisatawan manca negara khususnya Eropah dan Australia, Wisata Lembah penyeimbang dan penyempurna panorama Danau Toba, Wisata Sungai adalah potensi wisata baru yang sama sekali pernah terpikirkan dan belum ter ekplorasi dengan baik, Wisata Religi khususnya bagi wisatawan yang berasal dari Eropa, Amerika dan Australia maupun dari negara negara Afrika dan sebagian Asia yang mayoritas beragama Nasrani wisata religi yang memiliki nilai historis religius yang sangat kuat, Wisata Budaya Keanekaragaman budaya Batak, mulai Tortor, music tradisionil Batak, tenun Ulos, ukir kayu, rumah Adat tradisionil, tradisi asli pernikahan adat Batak, tradisi menggali tulang belulang dan memasukkan kedalam Tambak.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

“Oleh karena itu, maka pembangunan infra struktur yang saat ini sedang giat giatnya dibangun dan disiapkan, haruslah benar benar dapat mempermudah akses bagi setiap orang yang ingin mengunjungi ke 6 potensi wisata tersebut, tidak hanya terfokus memudahkan aksesibilitas bagi Wisata Danau Toba saja,sebagaimana kita saksikan dikembangkan saat ini,” tutup Ketua MKGR dan Pemegang DAN IV Karate, Sonny W. Manalu.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular