PARIS, BALIPUSPANEWS.com – Legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, mengungkapkan keinginannya untuk melatih tim nasional negaranya setelah Piala Dunia 2026. Dalam pernyataan terbarunya, Zidane menyebut pekerjaan tersebut sebagai “mimpi” yang sudah lama dinantikannya.
Zidane, yang kini berusia 52 tahun, menyampaikan hal tersebut dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Adidas, sponsor lamanya, pada Senin (27/5/2025) waktu setempat. Pernyataan pelatih yang sukses bersama Real Madrid itu segera menjadi sorotan media Prancis.
“Saya merasa memenuhi syarat untuk tim Prancis, tempat saya bermain dan menghabiskan hampir 12, 13, 14 tahun sebagai pemain. Tentu saja itu adalah mimpi. Saya tidak sabar,” ujar Zidane, seperti dikutip dari laporan media lokal.
Sebagai pemain, Zidane memiliki ikatan yang kuat dengan Les Bleus. Ia menjadi sosok sentral saat Prancis meraih gelar juara Piala Dunia 1998 dengan mencetak dua gol di final, dan kembali tampil impresif dalam kemenangan Prancis di Euro 2000.
Saat itu, ia berbagi lini tengah dengan Didier Deschamps, yang kini menjadi pelatih kepala tim nasional sejak 2012. Deschamps berhasil membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 di Rusia, namun telah menyatakan bahwa dirinya akan mundur usai Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dengan kemungkinan posisi pelatih kepala akan lowong, nama Zidane kembali menguat sebagai kandidat utama. Meski belum aktif melatih sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, rekam jejak Zidane sebagai pelatih tidak diragukan. Ia membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun (2016–2018) serta dua titel La Liga.
Kembalinya Zidane ke dunia kepelatihan di level internasional akan menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam sepak bola global, terlebih oleh publik Prancis yang masih menyimpan kenangan manis atas kontribusinya baik sebagai pemain maupun pelatih.



