26 Peserta Asal Badung Ambil Bagian dalam Lomba Mewarnai PKB XLVIII 2026

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Kabupaten Badung mengirimkan 26 peserta dalam Wimbakara (Lomba) Mewarnai tingkat Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga III yang digelar pada hari kedua rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Gedung Museum Mahudara Mandara Giri Bhuana (MMGB), Taman Budaya (Art Center) Provinsi Bali, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan ini diikuti peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Bali sebagai ajang mengembangkan kreativitas seni sejak usia dini.

Ketua Dewan Juri Lomba mewarnai PKB XLVIII Tahun 2026, I Dewa Putu Gede Budiarta dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, menjelaskan bahwa lomba mewarnai merupakan agenda rutin PKB yang diselenggarakan setiap tahun. Pada pelaksanaan tahun ini, peserta yang dilibatkan adalah siswa SD kelas I hingga III agar kesempatan mengikuti lomba dapat lebih merata.

“Lomba mewarnai ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangkaian PKB. Tahun ini pesertanya siswa SD kelas I sampai III agar kesempatan berpartisipasi bisa lebih bergilir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema yang diangkat dalam lomba mengacu pada tema besar PKB XLVIII Tahun 2026, yakni Atma Kerthi : Jiwa Sidha  Parisudha” Panitia telah menyiapkan gambar dasar yang kemudian harus diselesaikan peserta dengan pewarnaan dan kreativitas masing-masing.

BACA :  Bupati Badung Cup Bali 2026 Jadi Ajang Pemanasan Wushu Buleleng Jelang Porprov 2027

Menurutnya, penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yakni kesesuaian dengan tema, kreativitas, dan keharmonisan warna.

“Kreativitas menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian, bagaimana peserta mengolah warna, menambahkan elemen pendukung, serta menampilkan hasil yang menarik dan harmonis. Selain itu kebersihan dan kerapian karya juga menjadi perhatian,” jelasnya.

Budiarta menambahkan, waktu yang diberikan kepada peserta untuk menyelesaikan karya adalah tiga jam. Dalam rentang waktu tersebut peserta dituntut mampu memaksimalkan kreativitasnya sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Dari seluruh karya yang masuk, dewan juri akan menetapkan enam peserta terbaik yang terdiri dari Juara I, Juara II, Juara III, serta Juara Harapan I, II, dan III.

“Kami mencari enam karya terbaik. Selain menjadi ajang mengembangkan kreativitas anak-anak, penghargaan yang diperoleh juga dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.

Budiarta menjelaskan, panitia menargetkan sebanyak 200 peserta dalam lomba tersebut. Hingga masa pendaftaran ditutup, tercatat lebih dari 180 peserta mendaftar dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

BACA :  Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Kembang Lantik 21 Pejabat Pemkab Jembrana

Sementara itu, salah satu orang tua peserta asal Kabupaten Badung, Komang Tri Jayanthi, mengaku bersyukur putrinya dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur anak saya bisa mengikuti lomba mewarnai ini. Harapan kami kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak, khususnya di bidang seni,” ujarnya.

Terkait proses penilaian, ia mengaku percaya kepada dewan juri yang telah dipilih panitia karena memiliki kompetensi dan profesionalisme di bidangnya.

“Saya yakin juri yang dipilih sudah profesional dan kompeten. Apa pun hasilnya nanti, tentu itu merupakan hasil terbaik sesuai penilaian yang telah dilakukan,” katanya.

Untuk persiapan lomba, putrinya telah melakukan latihan secara mandiri di rumah dengan menggambar dan mewarnai berbagai tema yang berkaitan dengan budaya Bali, seperti penari, alat musik tradisional, hingga pemandangan.

Seluruh hasil karya peserta dinilai oleh tiga orang dewan juri yang terdiri dari Ketua Dewan Juri I Dewa Putu Gede Budiarta, bersama Ni Made Purnami Utami dan I Made Ruta. Penilaian dilakukan secara menyeluruh berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, keharmonisan warna, serta kebersihan dan kerapian hasil karya.

BACA :  Terserempet Bus, Pengendara Yamaha FI Meregang Nyawa

Melalui kegiatan ini, diharapkan kreativitas dan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Bali dapat terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan semangat pelestarian budaya yang diusung dalam Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular