5 Kabupaten Absen dalam Lomba Buat Suling di PKB ke-41

Peserta lomba membuat suling diajang PKB XLI.
Peserta lomba membuat suling diajang PKB XLI.

DENPASAR, balipuspanews.com – Ajang lomba membuat suling bambu dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tidak semua Kabupaten bisa mengirim peserta, terbukti lima Kabupaten absen dan hanya diikuti 4 kabupaten.

Koordinator Juri lomba Suling, I Gusti Ketut Sudana mengatakan, dari sembilan Kabupaten/Kota di Bali, hanya empat Kabupaten yang bisa tampil dalam ajang lomba membuat suling yaitu, Kabupaten Badung, Bangli, Tabanan, dan Kota Denpasar.

Sudana memaparkan, adapun kreteria penilaian lomba membuat suling bambu yang dinilainya adalah jenis bambu yang digunakan, kualitas, teknik garapan dalam membuat, keserasian tangga nada harus benar, dan yang terakhir hasil suara yang dihasilkan dari suling yang buat.

Dalam lomba kali ini peserta diwajibkan membat tiga jenis suling. Mulai dari suling kitir (berukuran kecil), suling sedang dan suling besar. Suling tersebut masuk dalam nada tetekep deng dan dang suling gong kebyar.

” Durasi yang diberikan dua jam untuk menghasilkan tiga buah suling,” jelas
Sudana yang juga Dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Senin (17/6).

Disebut Sudana, jenis bambu yang baik digunakan suling yaitu bambu jenis tiing jajang dan tiing buluh.

“Suara suling Bali, berlaras pelog dan selendro. Laras pelog semua ada lima nada,” Sunada memungkasi.

Seperti diketahui suling adalah jenis alat musik Bali yang ditiup dan memiliki fungsi sebagai ornamen pemanis melodi gending atau tabuh gamelan Bali. (bud/bpn/tim).