Senin, Juni 17, 2024
BerandaBuleleng5000 Bibit Jeruk Keprok Tejakula Dibagikan di Desa Tembok

5000 Bibit Jeruk Keprok Tejakula Dibagikan di Desa Tembok

BULELENG, balipuspanews.com – Sebanyak 5000 bibit jeruk keprok Tejakula dibagikan kepada masyarakat di Desa Tembok untuk ditanam. Bibit tersebut dibagikan kepada warga sejak Rabu (3/4/2024) lalu dengan sasaran lahan yang memiliki air yang cukup untuk pertanian serta warga yang ingin coba menanam di pekarangan rumah.

Kepala Desa Tembok, Dewa Ketut Wiliasmawan mengatakan meski pada tahun 1980-an keberadaan jeruk di Kawasan Kecamatan Tejakula dihancurkan oleh virus tanaman Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD). Namun pihaknya tetap optimis dan yakin untuk membagikan bibit jeruk keprok kepada masyarakat untuk membuktikan apakah virus masih ada setelah puluhan tahun berlalu. Jika nantinya sudah tidak ada maka proses pembagian bibit dan budidaya jeruk akan terus dikembangkan lagi untuk mengembalikan kejayaan jeruk endemik dari Kecamatan Tejakula ini.

“Bibit sudah dibagi sejak Selasa lalu, kami fokus kepada petani yang punya sumur bor tapi kalau ada warga yang ingin menanam di pekarangan kami beri 2-3 batang. Ini akan terus berlanjut, rencana esok (Minggu) kami akan monitoring setelah jeruk endemik dari Tejakula ini ditanam,” terang Dewa saat dikonfirmasi Sabtu (6/4/2024).

BACA :  Tabung Uap Laundry Meledak di Karangasem, Tiga Karyawan Dilarikan ke Rumah Sakit

Dewa Wiliasmawan menambahkan dalam proses pembagian bibit tidak ada syarat yang sulit, sebab petani atau warga yang mengambil hanya diminta agar komitmen untuk merawat dan tidak hanya sekedar menanam. Sehingga perkembangan 5000 bibit yang diberikan oleh Balai Benih Induk Holtikultura Provinsi Bali dipastikan bisa dirawat dengan baik. Melalui cara tersebut juga diharapkan perkembangan bibit bisa maksimal sekaligus usaha membangkitkan kejayaan jeruk keprok Tejakula bisa terwujud dengan perlahan.

“Kami akan pantau terus perkembangan bibit yang ditanam, jika bagus maka kemungkinan bibit bertambah lagi. Karena tergantung dari perkembangan tanaman jeruk yang ditanam saat ini,” imbuhnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular