Pelatihan Tracing, Tim Baharkam Polri Datangi Polresta Denpasar

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Tim Korbinmas Baharkam Polri memberikan pelatihan tracing kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas yang di wilayah Polresta Denpasar. Pelatihan tracing ini berlangsung di Mapolresta Denpasar, pada Kamis (19/8/2021).

Tim Korbinmas Baharkam Polri yang memberikan pelatihan dipimpin oleh KBP Indra, S.I.K, M.Si, eks Direktur Lalulintas Polda Bali, yang didampingi Direktur Binmas Polda Bali KBP Drs.  Arum Priyono.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K, M.H, menegaskan kegiatan pelatihan tracing oleh team Korbinmas Baharkam Polri kepada para Kapolsek dan Babinkamtibmas, merupakan langkah maju dan terobosan pimpinan Polri untuk memberikan keterampilan sebagai tracer agar jangan ada keraguan dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Lebih lanjut dikatakannya, Polresta Denpasar sendiri terdiri dari 8 Polsek, 2 Polsek diantaranya berada di wilayah Badung yang memiliki 56 Babinkamtibmas.

Puluhan anggota bhabinkamtibmas ini secara aktif dan terus menerus melaksanakan kegiatan di Posko PPKM desa dan kelurahan guna menekan penyebaran Covid-19.

Diungkapkannya, perkembangan angka terpapar Covid-19 di wilayah hukum Polresta Denpasar telah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dimana, dari data Minggu I bulan Agustus 2021 sebanyak 3494 kasus. Pada Minggu II menjadi 3281 kasus mengalami penurunan 213 kasus atau 6,09 persen.

BACA :  Komisi III DPR Dukung Proses Hukum Pelaku Eksploitasi Anak Ikut Demo 27 Agustus

Kemudian, pada Minggu III Bulan Agustus 2021 hingga 18 Agustus 2021 sebanyak 962 kasus mengalami penurunan sebanyak 2319 atau 70,6 persen.

“Angka penurunan yang cukup signifikan terjadi karena semakin meningkatnya kegiatan tracing yang dilaksanakan oleh para Babinkamtibmas bersama Bintara remaja dan didukung oleh instansi terkait dan sesuai kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat ini menilai, peningkatan jumlah warga yang bergeser dari Isoman ke Isoter sangat berpengaruh terhadap menurunnya angka kasus Covid-19 khususnya di wilayah Denpasar.

“Walau pun sudah ada peningkatan angka Tracing, namun kemampuan Tracing terutama aplikasi masih menjadi kendala bagi kami,” terangnya.

Sehingga, Kombes Jansen menyambut baik pelatihan tracing ini demi meningkatkan kemampuan tracing di PPKM Desa dan Kelurahan sehingga dapat mengendalikan dan menekan penyebaran Covid-19 secara semaksimal di wilayah hukum Denpasar.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular