SINGARAJA, balipuspanews.com– BEM Fakultas Teknik Universitas Udayana melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa
memberikan pelatihan penggunaan mesin cacah sampah dan pelatihan mesin jahit karung agar menghasilkan produk dengan nilai ekonomis lebih tinggi, bertempat di Banjar Witajati, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, belum lama ini.
Tidak hanya pelatihan saja, turut diserahkan pula bantuan alat pencacah sampah dan mesin jahit karung. Untuk diketahui, mesin pencacah sampah organik merupakan alat yang berfungsi untuk mencacah sampah organik, dalam hal ini berupa makanan sisa maupun sampah perkebunan menjadi potongan yang lebih kecil sehingga mempercepat proses dekomposisi menjadi pupuk organik. Setelah dicacah, pupuk organik kemudian di tampung pada karung dan di jahit menggunakan mesin jahit karung.
Dari program tepat guna ini, diharapkan memberi dampak langsung terhadap warga desa dan juga kelompok tani serta Bank Sampah yang bisa membuat produk olahan sampah seperti pupuk organik dari sampah organik.
Adapun pelatihan ini dihadiri sebanyak 20 orang Warga Banjar Witajati serta Kelompok Tani Desa Wita Jati yaitu juga merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang sudah dilakukan dengan Pemerintahan Desa Selat dimana Pemerintahan Desa ingin melakukan suatu perubahan.
Sumber:www.unud.ac.id/ft/Penguatan Kapasitas Organisasi, Serahkan Pencacah Sampah dan Mesin Jarit



