MANCHESTER, BALIPUSPANEWS.com – Liga Europa menjadi satu-satunya jalan penyelamat bagi Manchester United musim ini. Sang manajer Ruben Amorim menyadari betul, kemenangan di ajang kasta kedua Eropa itu bukan sekadar soal trofi, tetapi juga menyangkut masa depan klub secara keseluruhan—termasuk peluang bermain di Liga Champions musim depan dan daya tarik di bursa transfer.
Manchester United yang kini terseok di peringkat ke-14 Liga Inggris, menghadapi semifinal Liga Europa melawan wakil Spanyol, Athletic Bilbao. Laga pertama akan digelar di San Mames, kandang Bilbao, Kamis (1/5/2025) malam waktu setempat.
“Tidak ada yang bisa menyelamatkan musim ini selain kemenangan,” ujar Amorim. “Tapi Liga Europa bisa memberi kami arah untuk masa depan—terutama kembali ke Liga Champions dan meningkatkan kepercayaan diri tim.”
Di bawah asuhan Amorim yang mengambil alih sejak November lalu dari Erik ten Hag, United belum menunjukkan peningkatan signifikan di liga domestik. Namun, performa mereka di Eropa justru menjanjikan: Setan Merah belum terkalahkan di sepanjang perjalanan Liga Champions dan Liga Europa musim ini.
Kemenangan atas Lyon di perempat final menjadi momen paling dramatis. Dalam situasi tertinggal, United mencetak tiga gol dalam tujuh menit untuk menang agregat 7-6. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar, terbukti dari hasil buruk melawan Wolves dan Bournemouth setelah itu.
Kini, tekanan ada di San Mames, markas Bilbao yang juga akan menjadi lokasi final. Klub asal Basque itu tentu punya motivasi berlipat untuk mencapai partai puncak di kandang sendiri.
“Atmosfer di San Mames akan luar biasa. Kami harus siap mati-matian,” tegas Amorim.
Pemenang dari laga United kontra Bilbao akan menghadapi Tottenham Hotspur atau Bodo/Glimt di final. Amorim pun menekankan pentingnya Liga Europa sebagai “jalan pintas” menuju perubahan besar musim depan.
“Bermain di Liga Champions bukan hanya soal gengsi. Ini menyangkut anggaran, rekrutan, dan atmosfer klub di musim panas nanti,” ucapnya.
Dari sisi pemain, Rasmus Hojlund mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan usai mencetak gol dalam hasil imbang melawan Bournemouth. Kapten Bruno Fernandes menyambut baik hal itu dan berharap Hojlund bisa lebih percaya diri.
“Striker butuh gol, dan kami butuh dia di momen-momen krusial seperti ini,” ujar Fernandes.
Liga Europa kini bukan sekadar trofi tambahan, melainkan menjadi pertaruhan besar antara kehancuran total atau harapan baru bagi Manchester United.



