Ketua TP. PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Kadis Dikpora Badung I Ketut Widia Astika dan Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata saat menghadiri gelar kreatifitas seni budaya Taman Kanak-Kanak, Serangkaian pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung, Rabu (13/11).
Ketua TP. PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Kadis Dikpora Badung I Ketut Widia Astika dan Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata saat menghadiri gelar kreatifitas seni budaya Taman Kanak-Kanak, Serangkaian pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung, Rabu (13/11).
sewa motor matic murah dibali

MANGUPURA, balipuspanews.com – Serangkaian pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Kabupaten Badung yang ke-13 dan dalam rangka menyambut HUT Ibukota Kabupaten Badung Mangupura ke-10, diselenggarakan gelar kreatifitas seni budaya Taman Kanak-Kanak bernuasa Hindu. Kegiatan yang juga rangkaikan dengan peringatan HAI (Hari Aksara Internasional) digelar di area depan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Rabu (13/11).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Badung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga I Ketut Widia Astika. Turut hadir dalam gelar kreatifitas tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata, beserta OPD terkait.

Kepala Bidang Pendidikan pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Gusti Lanang Bagus Ardana yang juga selaku ketua penyelenggara melaporkan maksud dan tujuan diselenggarakannya gelar kreatifitas seni budaya Taman Kanak-Kanak bernuasa Hindu adalah untuk memotivasi anak usia dini untuk berkreativitas dan berinovasi di dalam bidang seni budaya. Disamping itu juga bertujuan untuk memberikan penghargaan bagi anak-anak usia dini di bidang seni dan budaya serta sebagai wahana komunikasi lembaga-lembaga paud bernuansa Hindu di Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika saat membacakan sambutan Bupati Badung menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan gelar kreatifitas seni budaya taman kanak-kanak bernuasa Hindu ini karena dapat memberikan wadah berkreasi khususnya dibidang seni dan budaya kepada Taman Kanak-Kanak. Disamping itu dapat menjadi piranti untuk menanamkan nilai-nilai budaya luhur yang diwariskan oleh para pendahulu sehingga dapat melestarikan budaya yang dimiliki sebagai bagian dari budaya bangsa.

Untuk itu diharapkan kegiatan semacam ini tidak berhenti sampai disini, namun dikembangkan dan digelorakan terus sehingga anak-anak usia dini memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk berkreasi menampilkan potensi dirinya. Demikian pula kepada insan-insan pendidik non formal juga diharapkan memiliki motivasi untuk selalu meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

(cita/bpn/tim)