JEMBRANA, balipuspanews.com– Seekor lumba-lumba (dolohine) ditemukan terdampar di Pantai Rambut Siwi, Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Namun lumba-lumba jenis hidung botol yang ditemukan terdampar pada Kamis (1/10/2024) malam itu sudah menjadi bangkai yang membusuk.
Bangkai Lumba-lumba hidung botol itu ditemukan oleh warga yang sedang melintas di pesisir Rambut Siwi.
Setelah mendapat informasi petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jembrana, Jumat (18/10/2024) melakukan pengecekan ke lokasi. Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas BKSDA kondisi bangkai lumba-lumba itu sudah membusuk dan kulitnya terkelupas. Bahkan isi perutnya sebagian sudah keluar.
“Panjangnya 85 cm dan usianya sekitar tiga tahunan lumba-lumba itu masih tergolong anakan,” ungkap Ahmad Januar, petugas BKSDA Jembrana.
Menurut Ahmad Januar setelah sampel organ lumba-lumbq hidung botol itu untuk diperiksa laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kematiannya kemudian bangkai ya dikubur agar tidak menganggu aktivitas warga karena sudah membusuk.
Namun demikian diperkirakan lumba- lumba yang masih anakan itu mati karena serangan predaror. Dimana lumba- lumba biasanya hidup berkelompok dan yang masih anakan akan selalu didampingi induknya.
“Kemungkinan saat mencari makan anakan lumba-lumba ini terpisah dari induk dan kelompoknya lalu dia dengan mudah dimangsa oleh oleh predator karena tanpa perlindungan,”jelasnya.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



