Bapemperda DPRD Buleleng Sepakati Pembahasan Tiga Ranperda

Suasana rapat Bapemperda DPRD Buleleng bersama pihak terkait dari Pemerintah Kabupaten Buleleng
Suasana rapat Bapemperda DPRD Buleleng bersama pihak terkait dari Pemerintah Kabupaten Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buleleng bersama Eksekutif telah menyepakati tiga Ranpaerda untuk dilanjutkan pembahasannya dalam massa sidang II tahun 2020-2021. Hal itu disepakati dalam rapat Bapemperda dengan Eksekutif di ruang Komisi II DPRD Buleleng, kamis (21/1/2021).

Tiga Ranperda yang dibahas yaitu Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Ranperda tentang Perubahan Perda Tentang Retribusi Pengendalian Menara Komunikasi dan Ranperda inisiatif DPRD yaitu Ranperda tentang Penyelengaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ketua Bapemperda I Nyoman Wandira Adi menyatakan bahwa dalam rapat yang telah berlangsung sudah sepakati terkait tiga ranperda yang akan dilanjutkan pembahasannya.

Dimana dua Ranperda diantaranya merupakan usalan eksekutif yakni Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Ranperda tentang Perubahan Perda Tentang Retribusi Pengendalian Menara Komunikasi dan satu Ranperda inisiatif DPRD Buleleng Ranperda tentang Penyelengaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sehingga keputusannya ketiganya akan dibahas dalam masa sidang II tahun 2020-2021 melalui komisi-komisi yang membidangi.

Selain itu terkait dengan Ranperda tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) Kabupaten Buleleng, saat ini masih akan dilengkapi naskah akademiknya oleh eksekutif sesuai dengan masukan dari Komisi II DPRD Buleleng.

“Untuk Ranperda RP3KP sendiri masih tahap melengkapi naskah akademik sesuai dengan masukan dari Komisi II dan akan dilanjutkan pembahasannya setelah naskah sudah siap dari dinas terkait,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa telah menyampaikan Laporan hasil koordinasi dengan Dinas Perkimta terkait dengan Ranpeda tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) Kabupaten Buleleng dalam rapat dengan Bapemperda dan eksekutif.

Dimana Mangku Budiasa dalam laporanya menyatakan Ranperda (RP3KP) sama-sama belum mengatur ketentuan terkait dengan Penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh sebagaimana amanat pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU No. 1 th 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman.

Serta belum mengatur hal-hal teknis berkenaan dengan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman yang lebih rinci untuk jangka waktu 20 tahun.

“Kami mendorong Eksekutif untuk menyempurnakan kembali Naskah Akademik Ranperda tentang RP3KP sehingga dapat dibahas pada masa sidang ketiga tahun sidang 2020-2021,” tuturnya.

Sementara itu Asisten I Pemerintahan Setda Buleleng Putu Karuna mengungkapkan terkait pembahasan dan bahan yang akan dibahas selanjutnya telah siap dipaparkan, namun pihaknya mengaku masih menunggu kajian akademis terkait hal tersebut.

“Semuanya sudah disiapkan. Tinggal menunggu kajian akademisnya saja,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan