Begal Pantat Muncul di Pekutatan

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanews.com– Kaum perempuan yang melintas di jalan raya jurusan Denpasar- Gilimanuk khusunya di wilayah kecamatan Pekutatan di malam hari agar lebih berhati-hati. Pasalnya belakangan ini aksi colek pantat muncul di wilayah ujung timur Jembrana itu
Salah satu korban begal pantat itu adalah Ni WS,26, salah satu pegawai kontak di salah satu Puskesmas di Pekutatan.

Perempuan warga desa Asahduren kecamatan Pekutatan itu menjadi korban begal pantat pada Jumat (20/9/2024) malam.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi menyampaikan, begitu mendapat informasi anggotanya langsung mendatangi rumah korban. Dari keterangan korban saat itu sekitar pukul 19.00 WITA korban pulang dari kerja di Puskesmas.

Korban yang mengendarai sepeda motor sendirian di jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk wilayah Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana dekat simpang Pura Puseh Pekutatan korban mendahului sepeda
mengendarai sepeda motor sendirian sepulang dari bekerja di Puskesmas 1 Pekutatan, sesampainya di simpang pura Pus mendahului sepeda motor Yamaha NMax.

Saat itulah pengendara sepeda motor Yamaha NMax tersebut meraba pantat/bokong korban dan menyentuh bahu kanan korban.

BACA :  DPR Desak Bongkar Akar Konflik Agraria, Negara Harus Segera Berbenah

“Setelah itu pengendara sepeda motor Yamaha NMax dimaksud langsung melaju kencang ke arah timur, sementara korban tetap melaju ke arah timur,” ungkapnya.

Namun karena panik korban lalu berhenti di toko Wira Bhakti, sekitar 300 meter timur TKP lalu korban menelpon suaminya IK DWU,30, .yang sedang menunggu korban di sebelah utara GOR Asta Bhuana Pekutatan dan memintanya untuk menjemput di toko Wira Bhakti tersebut.

Setelah suaminya tiba, korban lalu menceritakan kejadian yang dialaminya.

“Saat suaminya menunggu korban, tidak sempat melihat adanya sepeda motor terduga pelaku mengarah ke timur,” jelasnya.

Dari keterangan korban adapun ciri-ciri terduga pelaku begal pantat itu adalah mengendarai sepeda motor NMax warna hitam, nomor polisinya tidak terlihat oleh korban. Laki-laki, sepintas terlihat seumuran anak remaja, perawakan sedang, mengenakan jaket warna putih (tidak terlihat ada tulisan atau gambar) dan tidak mengenakan helm.

“Dengan adanya kejadian tersebut, korban sempat mengunggah ke media sosial, dan langsung ditindaklanjuti oleh personil Polsek Pekutatan dengan meminta keterangan korban di rumahnya,” ujarnya.

BACA :  Garam Tunnel Tak Diminati Pasar, Petani Kusamba Kembali ke Cara Tradisional

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap terduga pelaku begal pantat ini. Masyarakat juga diminta selalu berhati hati dijalan apalagi mengetahui ada orang yg merasa membuntuti lebih baik minggir mencari tempat yang agak ramai.

“Intinya kalau kita jalan pakai pakaian pelindung badan seperti jaket jangan pakai pakaian seksi yang akan membuat orang berniat menggoda atau melecehkan kita,”tandasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular