BULELENG, balipuspanews.com – Sebagai upaya antisipasi bencana, sejumlah pohon perindang di jalur Singaraja-Denpasar dipangkas oleh petugas gabungan dari Balai Jalan Wil 3, BPBD Provinsi Bali, Dinas PUPR Provinsi Bali, Polres Buleleng, Pemdes Pancasari dan relawan.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Putu Ariadi Pribadi menyampaikan bagian pohon yang dipangkas merupakan rating-ranting yang tinggi. Sedangkan untuk pohon yang sudah kondisi rapuh langsung ditebang. Melalui upaya tersebut pihaknya berharap ke depan bisa mengantisipasi adanya bencana pohon tumbang. Apalagi selama ini jalur tersebut sangat sering diguyur hujan dan berpotensi adanya pohon tumbang membahayakan pengguna jalan.
Adapun pohon yang dipangkas sejak tanggal 26 lalu sampai tadi pagi, kata Ariadi mulai sepanjang jalan dari pertigaan Danau Buyan sampai dengan pertigaan Desa Wanagiri yang dinilai cukup rawan karena berada di ketinggian dan masih wilayah hutan.
“Sasaran kami pohon yang sudah mati dan rapuh pasti ditebang langsung. Kalau yang dipangkas adalah rating pohon yang tinggi dan menjulur ke jalan raya,” ungkap dia saat dikonfirmasi Sabtu (30/3/2024)
Disisi lain, Kapolsek Sukasada, Kompol I Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi terpisah menghimbau masyarakat yang sering menggunakan jalan tersebut agar berhati-hati. Mengingat saat ini wilayah tersebut sering diguyur hujan, sehingga berpotensi terjadi pohon tumbang dan longsor.
“Jalur tersebut berada pada kawasan hutan dan posisi tanahnya ada pada ketinggian yang pada saat terjadi hujan yang disertai angin, posisi tanah lembab dan labil sehingga dapat menyebabkan bencana pohon tumbang yang mengakibatkan kemacetan harus lalu lintas,” pungkas Kompol Dwi.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



