Bullying Di Medsos Faktor Penyebab Depresi Anak

- Advertisement -
- Advertisement -

Denpasar, balipuspanews.com-Kasus kekerasan di kalangan remaja di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Kasus bullying salah satunya. Bullying mengandung pengertian menindas, mematikan karakter,.

Menurut Nena Mawar Sari, S.Psi, Psikolog, Cht, Psikolog RSUD Wangaya Denpasar ada beberapa anak yang mempunyai latar belakang IQ dan karakter kepribadian yang baik menjadi berubah karena teman-teman yang usil atau berencana mematikan karakter.

“Misalnya meretas akun Facebook atau melaporkan hal yang belum tentu dilakukan, atau misalkan menyebarluaskan pekerjaan ayah yang tukang ojek. Jika itu dibiarkan akan menyebabkan depresi yang membuat anak tidak produktif, bahkan bisa berkembang menjadi gangguan kejiwaan” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (14/8).

Lebih lanjut dijelaskan, bullying muncul karena beberapa faktor yakni tuntutan anak remaja sekarang makin beragam dibandingkan anak di era 90-an. Tuntutan remaja masa kini tak hanya berprestasi dan bersosialisasi namun juga tuntutan agar diterima di lingkungan dengan memiliki handphone bermerk. Itu menambah beban remaja masa kini.

“Televisi juga memiliki peran besar. Dalam peran antagonis sering diperlihatkan sekumpulan anak remaja yang kaya menghina teman yang kekurangan. Ini yang kemudian ditiru oleh para remaja,” pungkasnya.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Untuk mengatasi bullying menurutnya guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah diharapkan lebih berperan, bukan untuk memberantas bullying tapi meningkatkan rasa percaya diri remaja sehingga bullying tidak berpengaruh baginya.

“Penting bagi orang tua membekali diri anak dengan iman dan konsep diri yang baik, dan guru di sekolah harus bisa menjadi tempat berbagi bagi para murid sehingga kasus bullying bisa ditangani dengan baik. Pendidikan di keluarga sangat penting, sebagai bekal pengetahuan akan bullying yang merupakan tindakan tak terpuji dan merugikan” katanya. (Angga/bpn/tim)

 

 

 

 

 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular