BULELENG, balipuspanews.com – Melihat situasi kasus Covid-19 setiap harinya di Kabupaten Buleleng terus melandai, maka Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menguji cobakan bus sekolah untuk menunjang kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang digadang-gadang akan segera dilakukan 100 persen. Pada uji coba tersebut sebanyak dua buah bus mulai dioperasikan sejak Selasa (4/1/2022) dengan melayani trayek dalam Kota Singaraja.
Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan jika pihaknya melakukan ujicoba sudah sejak dua hari lalu, dimana itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi jika nantinya PTM digelar sampai dengan 100 persen.
Dirinya menyebutkan jika Kementerian Perhubungan telah menyerahkan bantuan bus sejumlah dua unit pada tahun 2017 lalu, akan tetapi kalau dilihat idealnya untuk di Kabupaten Buleleng menurutnya membutuhkan 12 armada mengingat begitu luasnya wilayah.
Disamping itu dua bus ini saat ini hanya melayani trayek dalam Kota Singaraja dan bus sekolah beroperasi pagi pada pukul 06.00-09.00 WITA serta siang pada pukul 11.00-14.00 WITA dengan rute Bus 1 Terminal Sukasada – Jl. Jelatik Gingsir – Jl. Mayor Metra – Jl. Veteran – Jl. Ngurah Rai – Jl. Letkol Wisnu – Jl. Gajah Mada – Jl. Dr. Sutomo – Jl. Diponogoro – Jl. Erlangga – Jl. Surapati – Jl. WR. Supratman – Terminal Penarukan – (PP). Sedangkan untuk Bus 2 memgambil rute dari Terminal Penarukan – Jl. WR. Supratman – Jl. Surapati – Jl. Imam Bonjol – Jl. Ngurah Rai – Jl. Veteran – Jl. Mayor Metra – Jl. Jelatik Gingsir – Terminal Sukasada – (PP).
Kembali aktifnya bus sekolah mendapat respon yang sangat baik dari pihak orang tua dan siswa. Bahkan penumpang pada siang hari mencapai persentase 75 persen. Bus sekolah ini akan beroperasi pada hari senin sampai sabtu kecuali hari minggu dan tanggal merah.
“Anak-anak sangat gembira karena dapat berinteraksi dengan teman-temannya saat didalam bus tersebut,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022).
Mantan Kepala Bappeda ini pun menekankan bagi siswa yang berminat menggunakan fasilitas bus sekolah tidak dipungut biaya alias gratis. Karena masih tahap ujicoba, dari pihak Dishub sendiri juga memberikan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat dan pihak sekolah dalam hal kembali aktifnya bus sekolah ini agar diketahui banyak orang.
Dalam hal ini Pemerintah Daerah melalui Dishub Buleleng siap melayani anak-anak sekolah agar aman, nyaman dan tepat waktu berada di sekolah.
“Semoga kedepan ada tambahan armada lagi sehingga bisa menyasar ke bagian yang lebih luas lagi, tidak hanya di kota saja,” tutupnya.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



