Amerika, BALIPUSPANEWS.com – Rivalitas panjang antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi selama hampir dua dekade menjadi salah satu kisah paling ikonik dalam sejarah sepak bola modern. Keduanya pernah mendominasi panggung sepak bola dunia saat membela klub besar—Real Madrid dan Barcelona—meski tak pernah bermain bersama dalam satu tim.
Namun, baru-baru ini, Cristiano Ronaldo membuka kemungkinan untuk bermain bersama Messi di masa depan, khususnya di Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga final UEFA Nations League di Jerman. Dalam kesempatan itu, ia ditanya apakah membuka peluang bermain bersama Messi, bukan soal siapa yang lebih hebat di antara keduanya seperti biasanya.
Rasa Sayang Ronaldo terhadap Argentina
Menariknya, Ronaldo menanggapi pertanyaan tersebut dengan santai dan menyinggung hubungannya dengan Argentina, negara asal pasangan hidupnya, Georgina Rodríguez.
“Ya, boludo,” ucap Ronaldo sambil tertawa kecil, menggunakan istilah slang khas Argentina.
“Aku sangat menyukai Argentina. Istriku orang Argentina, jadi bagaimana aku bisa tidak menyukainya? Itu negara yang sangat spesial bagiku,” ujar Ronaldo.
Ia juga menyebut bahwa dirinya sempat mendapat undangan untuk tampil di Piala Dunia Antarklub bersama klub dari Argentina.
Soal Kemungkinan Bermain Bersama Messi
Mengenai kemungkinan bermain dengan Messi, pemain asal Portugal itu tidak menutup kemungkinan meski menyebutnya sebagai hal yang sulit terwujud.
“Anda tidak pernah tahu. Waktu akan menjawab. Saya sudah berusia 40 tahun, tapi jangan pernah bilang tidak mungkin. Meskipun itu sangat sulit,” kata Ronaldo.
Ronaldo juga mengaku belum pernah mengunjungi Argentina dan ingin suatu saat bisa ke sana.
“Aku belum pernah ke Argentina. Tapi aku sangat menyukai orang-orang Argentina. Aku tidak punya tim favorit, dan aku punya rasa hormat yang besar terhadap Messi,” ucapnya.
Hormat pada Messi
Ronaldo menambahkan bahwa hubungan mereka selama ini penuh saling menghormati, meski berada di jalur persaingan ketat.
“Kami sudah menjadi rival selama bertahun-tahun, sekitar 15 tahun. Dulu saat di acara penghargaan, aku sering menerjemahkan dari bahasa Inggris ke Spanyol untuk dia. Messi selalu memperlakukanku dengan hormat, dan aku pun demikian,” tuturnya.
“Jadi, meskipun tampaknya sulit, dalam sepak bola segalanya bisa terjadi. Kita lihat saja nanti.”



