KLUNGKUNG, balipuspanews.com – Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah bencana di wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.
Cuaca ekstrem yang terjadi sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.
Merenspons situasi tersebut, Kapolsek Dawan, Kapolsek Dawan AKP I Ketut Nariawan, bersama Kanit Opsnal dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polsek Dawan bergerak cepat menyisir dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi terdampak pada Senin (27/7/2026) pagi.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, dampak kerusakan tersebar di dua desa di Kecamatan Dawan dengan rincian sebagai berikut Desa Kusamba terdapat bangunan kamar mandi milik warga di Dusun Bingin ambruk total tergerus air hujan dengan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Desa Pesinggahan, atap gudang penyimpanan barang-barang logistik tujuan Nusa Lembongan dihantam angin kencang dengan kerugian ditaksir sekitar Rp5 juta.
Desa Pesinggahan di Wilayah Sangluh terjadi musibah tanah longsor menimbun jalan yang menjadi akses utama bagi sedikitnya 10 Kepala Keluarga (KK). Nilai kerugian fasilitas tersebut diperkirakan sebesar Rp5 juta. Total kerugian materil akibat cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Dawan ditaksir mencapai Rp 20 juta.
Jajaran Polsek Dawan turut menyalurkan bantuan tali kasih berupa paket sembako kepada warga terdampak.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Dawan beserta PJU kepada I Komang Juniarta di lokasi kamar mandi yang ambruk di Dusun Bingin, Desa Kusamba sekitar pukul 12.00 WITA.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh warga Kecamatan Dawan untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah pesisir Klungkung.
“Kita harapkan warga segera melapor ke aparat desa atau Polsek Dawan jika menemukan potensi bahaya longsor maupun pohon tumbang,” ujarnya.
Penulis: Roni
Editor: Oka Suryawan




