Ketua komisi I DPRD Jembrana IB Susrama
Ketua komisi I DPRD Jembrana IB Susrama

NEGARA, balipuspanews.com- Usulan penambahan anggaran Rp.2,6 miliar lebih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana bakal melenggang mulus. DPRD Jembrana merestui usulan KPU Jembrana tersebut agar tidak terjadi ketimpangan dengan anggaran Bawaslu.

Ketua komisi I DPRD Jembrana IB Susrama, usai rapat kerja Senin (11/11) mengatakan, sebelumnya KPU Jembrana memang mengusulkan anggaran Rp.18.45 miliar dan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah ditandatangani pada 1 Oktober.

Lalu KPU Jembrana mengusulkan tambahan anggaran Rp.2,6 miliar lagi. Setelah usulan tambahan anggaran KPU itu dilakukan kemudian baru keluar surat dari Kementrian Keuangan tertanggan 7 Oktober 2019 dan surat itu diterima KPU tanggal 8 Oktober yang menerima usulan penambahan anggaran dari KPU RI.

“Saat mengajukan tambahaan anggaran KPU belum menerima surat dari kementrian keuangan itu. Mungkin baru mendapat informasi kalau boleh mengajukan tambahan anggaran. Sehingga dalam usulan penambahan anggaran itu KPU Jembrana dalam usulanya dicantumkan jika ada perubahan maka dibuatkan addendum NPHD,” ujarnya.

Setelah dilakukan rapat kerja dengan KPU Jembrana secara pronsip DPRD Jembrana menyetujui penambahan anggaran Rp.2,6 miliar itu sehingga total anggaran KPU Jembrana untuk Pilkada 2020 menjadi Rp.21,5 miliar. Pertimbanganya kenapa anggarabn KPU Jembrana itu ditambah, lantaran jika tidak maka terjadi kesenjangan anggaran terutama untuk honor dengan Bawaslu.

”Jika tidak ditambah maka honor antara KPU dan Bawaslu akan berbeda dengan tambahan ini maka akan menjadi sama,” jelasnya.

Saat ditanya darimana sumber untuk tambahan anggaran KPU itu, Susrama belum mengetahuinya karena akan dibasa dalam rapat Banggar dengan TAPD.

“Jika penyisiran dari perencanaan maka artinya perencanaan yang sduah dibuat tidak dihargai. Jika program kegiatan digeser maka aka nada program yang tertunda. Tetapi dari asisten 1 yang sempat ditanya katanya anggaran sudah ada tetapi belum disebut sumbernya,” pungkasnya. (nm/bpn/tim)