Di Klungkung, Positif Corona jadi 2 Orang, PDP Bertambah jadi 5 Orang

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Website Covid 19 Kabupaten Klungkung mencatat ada penambahan positif Corona di Kecamatan Klungkung.

Sebelumnya angka positif 1, namun saat ini menjadi 2. Sedangkan Orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 14, Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (5), sebelumnya  PDP sebanyak 4 orang.

Sebelumnya Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta buka data kalau di Kabupaten berjuluk kota serombotan ini salah satu warganya positif COVID -19.

“Tercatat ada 12 warga Klungkung masuk dalam ODP ( Orang Dalam Pemantauan red). Namun kini ada  4 (empat) orang masuk dalam katagori PDP( Pasien Dalam Pengawasan red), 1(satu red) orang yang dinyatakan sudah positif Covid 19 dan berada di Wilayah Selatan Kecamatan Klungkung,” kata I Nyoman Suwirta, Ketua Gugus  langsung merilis data terbaru Penyebaran Covid 19 di Kabupaten Klungkung  pada Sabtu (4/4) malam.

Menurut Suwirta, warga yang positif tersebut merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI red). Bahkan kini masih dirawat diruang isolasi  RSUD Klungkung. Namun kondisinya saat ini dikatakan sehat. Tidak demam dan tidak batuk sehingga ada keyakinan bila PMI ini akan segera sembuh segera.

Menyikapi kondisi pasien positif Corona Virus Covid 19 ini,Bupati Suwirta berencana dalam  waktu segera  beberapa hari ini atau kemungkinan minggu depan akan dilakukan pemeriksaan swab kembali pasien Positif tersebut,dengan harapan hasilnya bisa negatif. “ Hal itu diindikasikan kondisi riilnya PMI yang positif itu saat ini terlihat sehat,” ujar Bupati Suwirta,seraya  mengingatkan wartawan untuk usahakan jangan membuat asal usul mereka agar warga tidak panik.

Dengan ditemukannya seorang pekerja migran PMI tersebut positif corona, Suwirta berencana untuk melakukan rapid test untuk 38 warga lainnya yang sempat sempat kontak dengan PMI tersebut. Rapid test tersebut rencanannya akan dilakukan di GOR Swecapura hari Senin (6/4).

“Hanya satu orang saja (ayah PMI) sempat panas. Namun saya belum tahu kondisi terakhir. Sedangkan ke 38 warga itu sudah minta untuk melakukan isolasi mandiri dan rencananya senin(6/4) kita akan lakukan Rafid Tes di GOR Swecapura,Gelgel ,” Terangnya lebih detil.

Dari sebaran dimasing masing kecamatan di Kabupaten Klungkung dimana ODP dikecamatan Nusa Penida tercatat 1 orang ,di Kecamatan dawan  ODP 2 orang sedangkan Kecamatan Banjarangkan ODP 1 orang. Namun yang menjadi Zone merah malah kebanyakan di Kecamatan Klungkung dimana ODP nya tercatat 8 orang,sementara PDP ada sebanyak 4 orang dan 1 orang positif terpapar Virus Corona .

Lebih jauh terkait temuan 4 (empat red)warga sudah masuk katagori sudah PDP,Bupati Suwirta memastikan keempat PDP tersebut  masih dirawat dan ruang  isolasi khusus Covid 19 di RSUD Klungkung. Keempat Pasien  PDP tersebut semuanya dipastikan berasal dari Kecamatan Klungkung.

Namun ternyata dari 4 orang pasien PDP tersebut ternyata salah seorang dari mereka tersebut bukan pekerja Migran PMI ,dia adalah seorang pegawai salon yang beroperasi di Klungkung. Kondisi Pegawai Salon tersebut saat ini masih demam dan mendapatkan pemantauan maksimal.

Bupati  Suwirta menduga ada kemungkinan yang pasien Karyawan Salon tersebut kontak dengan pelanggan yang tidak diketahui menderita Corona Virus Covid 19.“Untuk PDP yang mengarah positif setelah dirapid test, swab daerahnya belum dirilis,”Pungkas Bupati Suwirta.

Yang mengherankan Fakta yang didapatkan dari wilayah sebaran di Kecamatan Klungkung ini dari 4 orang pasien PDP tersebut sepertinya ada diwilayah kawasan utara Kecamatan Klungkung. Diwilayah tengah kota dan ,di wilayah tengah agak selatan Kecamatan Klungkung serta ada diwilayah paling selatan di Kecamatan Klungkung. Namun Bupati Suwirta mengingatkan lebih baik media jangan mempublikasikan dengan  menyebut asal mereka biar suasananya adem dan mereka bisa isolasi mandiri dengan lebih ketat dan bertanggung jawab.(RON/BPN/tim)