KARANGASEM, balipuspanews.com – Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par secara resmi membuka Festival dan Parade Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Amlapura ke-386 di Lapangan Tanah Aron, Jumat (19/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang diiringi letusan konfeti sebagai simbol dimulainya rangkaian perayaan hari jadi Kota Amlapura tahun 2026.
Tampak hadir bersama dalam moment istimewa ini, Wabup Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Sekretaris Daerah Karangasem I Ketut Sedana Merta, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, unsur BUMN dan BUMD, organisasi wanita, anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Karangasem, serta para bupati dan wali kota se-Bali atau yang mewakili. Pemerintah Provinsi Bali diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bali I Wayan Sarinah.
Mengusung tema “Tak Mudah Tapi Harus Bisa”, Karangasem Festival dan Parade Budaya HUT ke 386 Kota Amlapura menjadi momentum membangkitkan optimisme serta semangat kebersamaan masyarakat Karangasem dalam menjaga dan melestarikan warisan seni budaya daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gus Par bersama Wakil Bupati Guru Pandu tampil mengenakan busana dengan visualisasi tokoh pewayangan Nakula dan Sadewa. Penampilan keduanya menjadi simbol keharmonisan, kesetiaan, serta semangat persaudaraan dalam memimpin dan membangun Kabupaten Karangasem menuju daerah yang maju dan sejahtera.
Pembukaan acara diawali dengan pementasan Tari Maskot Karangasem, Tari Sekar Tunjung yang dibawakan sekitar 139 penari gabungan Organisasi Dharma Wanita Kabupaten Karangasem, diiringi Tabuh Sekaa Penting Merdu Komala yang merupakan tabuh khas Karangasem. Para penari menari dengan anggun dan membentuk formasi angka 386 sebagai visualisasi usia Kota Amlapura tahun ini. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tabuh Adi Merdangga Gana Suara.
Selanjutnya, parade budaya menampilkan berbagai kesenian dari delapan kecamatan se-Kabupaten Karangasem. Atraksi marching band, Tari Rudat, Barudah hingga Barongsai berhasil memukau ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Tanah Aron.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Par mengatakan tema “Tak Mudah Tapi Harus Bisa” mencerminkan tekad bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, semangat tersebut menjadi motivasi untuk terus bergerak dan bekerja demi mewujudkan Karangasem yang AGUNG, (Aman Gigih, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi.
“Memang tidak mudah, tetapi dengan kebersamaan, gotong royong dan kerja keras, kita harus bisa membawa Karangasem menjadi lebih maju dan sejahtera,” tegas Gus Par.
Sementara itu Wabup Guru Pandu juga menambahkan, Karangasem Festival dan Parade Budaya HUT ke 386 Kota Amlapura sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi para seniman dan masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas serta kebanggaan Kabupaten Karangasem.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Karangasem diharapkan terus tumbuh sebagai daerah yang berlandaskan budaya menuju Karangasem yang Agung, Gemah Ripah Loh Jinawi.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan gala dinner yang dipusatkan di Taman Budaya Candra Buana sekaligus menjadi central pelaksanaan Karangasem Festival hingga 3 hari ke depan. Berbagai hiburan dari talkshow pengelolaan sampah, talkshow kewirausahaan, yoga, senam, east Bai run, grand final jegeg bagus, fashion show dekranasda, lomba tapel ogoh ogoh, genjek, persembahan band, musisi lokal, penyanyi Pop Bali hingga artis nasional siap mengguncang panggung utama Karangasem Festival.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan




