KARANGASEM, balipuspanews.com – Kesuksesan penyelenggaraan Karangasem Festival 2026 tidak hanya ditentukan oleh meriahnya rangkaian acara dan tingginya jumlah pengunjung, tetapi juga oleh kebersihan kawasan kegiatan yang tetap terjaga.
Sebanyak 20 petugas kebersihan ditempatkan secara bergantian dalam dua shift setiap hari di kawasan Taman Budaya Candra Buana, Amlapura. Mereka bertugas memastikan area festival tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat yang datang menikmati berbagai hiburan, pameran UMKM, kuliner, hingga pertunjukan seni budaya yang digelar dalam rangka HUT Kota Amlapura ke-386.
Kabid Pengelolaan Sampah DLH Karangasem, I Made Yusta Dwi Mertha, mengatakan pihaknya telah menyusun jadwal piket khusus selama festival berlangsung.
Selain menyiagakan petugas, DLH juga menempatkan satu unit tong sampah kontainer sebagai tempat penampungan sampah sementara sebelum diangkut ke lokasi pengolahan.
“Kami menyiagakan petugas secara bergantian siang dan malam agar kebersihan area festival tetap terjaga. Dengan banyaknya aktivitas dan pengunjung, tentu volume sampah akan meningkat dibanding hari biasa,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Tak hanya itu, para pedagang yang membuka lapak di area festival juga telah difasilitasi tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah proses pengumpulan dan pengelolaan sampah sekaligus mendukung program pemilahan sampah dari sumbernya.
DLH juga mengimbau seluruh pengunjung agar ikut berpartisipasi menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar perayaan Karangasem Festival 2026 berlangsung sukses, meriah, sekaligus tetap bersih dan nyaman.
Dengan ribuan pengunjung yang diperkirakan memadati lokasi setiap harinya, keberadaan petugas kebersihan menjadi garda terdepan dalam menjaga wajah Kota Amlapura tetap bersih di tengah kemeriahan festival budaya terbesar di Kabupaten Karangasem tersebut.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan




