GIANYAR, balipuspanews.com – Pria berusia 43 tahun asal desa Keramas, Blahbantuh, Gianyar ditemukan meninggal di Pantai Pering, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu (21/6/2026).
Korban diduga mengalami gangguan kesehatan secara mendadak ketika sedang melakukan jogging.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban tengah berolahraga dengan berlari santai di sepanjang Pantai Pering pada Minggu sore. Namun, di tengah aktivitas tersebut korban tiba-tiba terjatuh di atas pasir pantai.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan. Namun, saat dilakukan pemeriksaan awal, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa tersebut menarik perhatian masyarakat dan pengunjung pantai.
Sejumlah warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pihak kepolisian.
Kepala Desa Pering, Taufan Meyanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban bukan merupakan warga Desa Pering, melainkan warga Desa Keramas yang sedang berolahraga di kawasan Pantai Pering.
“Betul, kejadian itu masih di wilayah Pantai Pering. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban sedang berolahraga kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban merupakan warga Desa Keramas, Banjar Palak,” ujar Taufan Meyanto di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, korban langsung dievakuasi oleh petugas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Korban kemudian dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk proses lebih lanjut,” katanya.
Petugas BPBD bersama aparat kepolisian dan TNI yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RSUD Sanjiwani Gianyar.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan informasi awal di lapangan, korban diduga mengalami gangguan kesehatan secara mendadak saat melakukan aktivitas fisik.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



