Para pelaku pembunuh warga NTT

Mengwi, balipuspanews.com -Polsek Mengwi berhasil menangkap 3 pelaku terkait tewasnya Aka Haleku Maramba Naha (27) asal Sumba Timur Nusa Tenggara Timur (NTT) di dalam got di Jalan Bypass Munggu-Mengwi, menuju arah tanah Lot Tabanan, Minggu (2/9) lalu.

Pelakunya masing masing, I Ketut Alit Wiguna alias Alit alias Ketut Bauk alias Nyamprut (20), I Gusti Kadek Bagus Surya Adiaksa (19) dan I Gusti Bagus Deva Aditya alias Deva (21).

Tiga pembunuh tersebut ditangkap terpisah, Senin (3/9) sore sekitar pukul 18.00 Wita.

Awalnya ditangkap tersangka Alit dan Deva di perumahan dikawasan Jalan Tukad Balian Sidakarya, Denpasar Selatan. Menyusul kemudian tersangka I Gusti Kadek Bagus Surya Adiaksa ditangkap di wilayah Wanasara Tabanan.

“Jadi, setelah membunuh korban, ketiganya kabur berpindah pindah tempat sehingga menyulitkan polisi menangkapnya. Ketiganya ditangkap terpisah,” beber sumber petugas, Selasa (4/9).

Dalam pemeriksaan di Polsek Mengwi, tiga tersangka mengaku membunuh korban karena sakit hati dilarang minum arak di warung ikan bakar di dekat TKP. Otak pelaku pembunuhan ini adalah tersangka Alit. Ia mengajak dua temannya yakni tersangka Deva dan Adiaksa minum arak di warung ikan bakar tersebut namun dilarang oleh korban.

“Jangan minum disini, disini tempat kerja,” hardik korban kepada Alit cs.

Tak terima dimarahi, tersangka Alit cekcok mulut dengan korban dan akhirnya berkelahi dibantu oleh dua tersangka lainnya, Deva dan Adiaksa. Perkelahian terjadi di luar warung, tiga lawan satu. Namun karena kalah berkelahi, tersangka Alit mengambil pisau di dapur dan memburu korban hingga melakukan penikaman berkali-kali. Akibatnya ujung pisau terlepas dan korban tersungkur jatuh dan tewas di dalam got.

Kapolres Badung, AKBP Yudith Satrya Hananta yang dikonfirmasi terkait penangkapan pembunuh pria asal Sumba Timur membenarkannya. Kapolres enggan berkomentar banyak karena rencananya Polres Badung akan merillis kasus tersebut hari ini (5/9).

“Besok (hari ini, red) kasusnya akan dirillis,” bebernya.

Seperti diberitakan, Aka Haleku Maramba Naha ditemukan tewas dengan posisi telungkup di got Jalan Bypass Munggu, Mengwi menuju arah Tanah Lot, Tabanan, Minggu (2/9). Selain mengalami luka bacokan senjata tajam di punggung belakang kanan, gagang pisau ditemukan disamping korban.

Tidak ada indikasi perampokan karena barang-barang korban diantaranya HP dan dompet masih utuh dilokasi kejadian. (pl/bpn/tim)