Selasa, Oktober 27, 2020
Beranda Bali Buleleng Disbud Buleleng Optimalkan Pagelaran Seni Budaya Melalui Sistem Virtual

Disbud Buleleng Optimalkan Pagelaran Seni Budaya Melalui Sistem Virtual

- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Proses pelestarian seni budaya memang harus dilakukan secara serius. Meski saat ini wabah Covid-19 masih menjadi momok menyeramkan, pelestarian seni budaya terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kebudayaan.

Beberapa cara dilakukan dalam pelaksanakannya termasuk harus disesuaikan dengan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara, Kamis (15/10/2020).

Dody menjelaskan bahwa pihaknya memaksimalkan pemanfaatan kanal Youtube resmi Disbud Buleleng untuk menayangkan video pertunjukan seni budaya. Semua itu dilakukan dengan tujuan agar masyarakat yang rindu akan pagelaran seni budaya Buleleng tetap dapat menikmatinya. Selain Youtube, perkembangan terkait pelestarian budaya di Buleleng juga dipublikasikan melalui laman sosial media Facebook.

Selain lomba, Disbud Buleleng juga masih menyelenggarakan lomba-lomba seni budaya seperti lomba Ogoh-ogoh atau lomba lomba Lukisan Wayang Parwa. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah penyesuaian seperti mengganti metode penilaian oleh juri yang sebelumnya tatap muka menjadi secara online maupun virtual.

“Jika sebelumnya penilaian dilakukan secara langsung, namun sekarang juri menilainya dari proses pengerjaan hingga selesai melalui video, sistem penilaian seperti itu yang perlu kita atur lagi,” jelasnya.

Meski metode virtual menjadi solusi untuk pagelaran seni budaya di tengah pandemi ini, namun pagelaran secara langsung ke depannya akan diupayakan oleh Disbud Buleleng. Untuk itu, pada tahun 2021 pihaknya akan memfasilitasi pagelaran seni budaya pada sejumlah festival yang rencananya akan diselenggarakan kembali dengan standar protokol kesehatan Covid-19 seperti Buleleng Festival, Lovina Festival, Twinlake Festival, dsb.

“Namun semua tergantung dari perkembangan Covid-19 di Kabupaten Buleleng yang selama ini diketahui masih cenderung fluktuatif. Maka dari itu, demi mewujudkan rencananya, saya berharap agar pandemi Covid-19 cepat berlalu,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of