Disperindag Sosialisasi Program BPJS

- Advertisement -
- Advertisement -

Gianyar,balipuspanews.com- Jaminan sosial bagi tenaga kerja terus disosiallisasikan pihak pemerintah  dan swasta. Ini untuk memberikan rasa nyaman dikalangan pekerja. Selasa ( 7/3) 2017 Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag Gianyar mengandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) wilayah Bali timur untuk memberikan pemahaman tentang  resiko yang bisa terjadi saat berkerja.

Bertempat di Layanan Satu Pintu Terpadu ( LSTP) setidaknya ada 25 tenaga kerja dari berbagai perusahan di Gianyar mendapat penjelasan langsung dari Kadisperindag Ir Wayan Suamba dan tim BPJS. “ Bila keselamatan dan kesehatan kerja tidak diperhatikan bagaimana produktivitas bisa meningkat,” kata Wayan Suamba.

Menurut pria asal Payangan itu, BPJS adalah sinergis antara pengusaha dan tenaga kerja. Tidak mungkin tenaga kerja hanya memikirkan bekerja tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Kepala BPJS Bali Timur AA Wikarna menyambut baik langkah Disperindag Gianyar dalam mensosillisasikan program BPJS. “ Kita harapkan sosiallisasi berkesinambungan. Dengan program BPJS para pekerja otomatis ada jaminan kecelakaan kerja,” terangnya.

Seperti diketahui BPJS sebelumnya bernama Jamsostek ( jaminan sosial tenaga kerja) yang dikelola oleh PT Jamsostek ( Persero). Namun pertanggal 1 Januari 2014 sesuai dengan UU No 24 tahun 2011 tentang BPJS, PT Jamsostek berubah menjadi BPJS ketenagakerjaan. BPJS merupakan program public untuk memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk menghadapi resiko sosial ekonomi. Dalam sejarahnya BPJS kesehatan juga pernah bernama Askes. Bersama BPJS ketenagakerjaan merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN) yang diresmikan pertanggal 31 Desember 2013. BPJS kesehatan mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014. Sementara BPJS ketenagakerjaan mulai sejak 1 Juli 2015.

BACA :  Diduga Mau Melukat, Perempuan asal Sukawati Ditemukan MD di Pantai Purnama Gianyar

 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular