KARANGASEM, balipuspanews.com – Tradisi Mekare-Kare kembali mencuri perhatian. Kali ini bukan hanya karena atraksi budaya yang sarat makna, tetapi melalui sebuah karya fotografi yang berhasil menjadi Favorit I dalam Pameran Foto kolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karangasem dan Komunitas Photographer Karangasem (KPK).
Karya bertajuk “Mekare-Kare” garapan fotografer LKBN Antara Bali, Nyoman Hendra Adhi Wibowo, terpilih sebagai foto favorit dalam pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Taman Budaya Candra Buana, Amlapura.
Penilaian tiga karya favorit dilakukan langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa dan Sekda I Ketut Sedana Merta pada malam penutupan pameran, Senin (17/8/2026).
Dari total 26 karya foto yang dipamerkan, posisi Favorit II diraih Pemudia melalui karya Pikul Kehidupan bergenre street photography. Sementara Favorit III diraih Ketut Susila Warsa lewat karya Panen Jagung. Kedua fotografer tersebut merupakan anggota KPK.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengapresiasi pameran tersebut. Menurutnya, fotografi tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga mampu menjadi catatan perjalanan daerah.
“Foto bukan hanya soal keindahan gambar, tetapi juga menjadi catatan perjalanan, budaya, kehidupan masyarakat dan pembangunan Karangasem. Karya-karya ini menunjukkan bahwa Karangasem memiliki banyak sisi yang layak untuk didokumentasikan dan diperkenalkan,” ujar Gus Par.
Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan komunitas fotografer dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak sisi Karangasem yang terdokumentasikan secara visual.
Ketua KPK Surya Eddy Gautama mengatakan pameran tersebut menjadi ruang bagi fotografer lokal untuk menunjukkan karya sekaligus mengangkat berbagai potensi daerah.
“Kami sangat bangga bisa berkolaborasi dengan PWI Karangasem. Dari 26 foto yang dipamerkan, karya-karya yang ditampilkan tidak hanya berbicara tentang estetika, tetapi juga tentang budaya, kehidupan masyarakat dan aktivitas sehari-hari di Karangasem,” ungkapnya.
Sementara Ketua PWI Karangasem I Ketut Parwata menilai fotografi memiliki kekuatan tersendiri dalam menyampaikan sebuah cerita.
“Wartawan dan fotografer sama-sama memiliki tugas mendokumentasikan fakta dan peristiwa. Bedanya, foto mampu berbicara melalui satu bingkai yang terkadang bisa menyampaikan cerita lebih kuat,” katanya.
Menurutnya, terpilihnya foto Mekare-Kare sebagai Favorit I sekaligus menunjukkan bahwa kekayaan tradisi dan budaya Karangasem memiliki daya tarik kuat ketika diabadikan melalui karya fotografi.
Pameran tersebut menghadirkan 26 karya dengan beragam tema, mulai dari tradisi, budaya, destinasi pariwisata, kehidupan masyarakat hingga aktivitas keseharian di Karangasem.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan



