Genjot Partisipatif Pemilih, Kesbangpol Gelar FGD

20

SINGARAJA, balipuspanews.com –Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April mendatang, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol) Kabupaten Buleleng menggelar Forum Group Discussion (FGD), Rabu (13/3).

 

Plt Kepala Kesbangpol Buleleng, Drs Komang Sumertajaya saat membuka FGD berharap, angka partisipatif pemilih masyarakat Buleleng di dua agenda besar akan diselenggarakan yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Anggota Legislatif mencapai 80 persen atau bahkan lebih.

“Melalui forum ini merupakan hal strategis, dapat menghubungkan antara sesama Partai Politik, Organisasi Masyarakat, Pemerintah dan Masyarakat dalam upaya meningkatakan partisipasi dalam Pemilu April mendatang,” singkatnya.

Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana bahwa partisipasi masyarakat adalah hak setiap warga Negara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta anggota legislatif untuk 5 tahun mendatang.

“Menyikapi hal ini, telah dilakukan upaya sosialisasi baik di masyarakat ataupun di tingkat sekolah. Mengingat tak lama lagi Pemilu akan berlangsung,” ungkap Sugi.

Imbuh Sugi, masyarakat Buleleng diharapkan dapat menyalurkan aspirasinya secara sadar dan hadir ke TPS tanpa adanya tekanan.

“Sebagaimana sebuah pemilihan umum menganut asas jujur, adil, bebas dan rahasia. Sehingga timbul inisiatif dari masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan,S.TP.,M.P.  ditemui usai FGD menjelaskan pada Pemilihan Gubernur sebelumnya di Buleleng, nilai partisipasi mencapai 58,6 persen dan mempunyai angka golput 41,4 persen.

“Untuk itu, usai Pemilu April mendatang, saya minta pada KPU Buleleng untuk mengadakan evaluasi terhadap nilai partisipasi di Pilgub lalu,” katanya.

Data pemilih Buleleng sudah baik, KPU Provinsi dan KPU Buleleng serta seluruh relasi telah menyasar seluruh segmen untuk bekerjasama meningkatkan angka partisipasi.

“Besar harapan kami, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif tahun ini, angka partisipasi bisa mencapai 80 persen atau bahkan lebih”, tutupnya.

Loading...