Gunting Pita, Asisten II Setda Buleleng Resmikan SD Muhammadiyah Singaraja

- Advertisement -
- Advertisement -

Singaraja, balipuspanews.com — Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Ni Made Rousmini, S.Sos didampingi Ketua DPRD Buleleng Gede Supritana, meresmikan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Singaraja, Rabu (26/9).

Sekolah yang terletak di kompleks perguruan Muhammadiyah jalan Camar, Kaliuntu, tersebut melengkapi lembaga pendidikan yang ada sebelumnya  dari tingkat SMP hingga SMA.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Buleleng, Ali Susanto S.Pd mengatakan, hadirnya lembaga pendidikan dasar itu bagian dari amal usaha Muhammadiyah untuk turut serta bersama pemerintah membangun peradaban melalui pendidikan.

Menurut Ali Susanto,sejak awal dirintisnaya Sekolah Dasar Muhammadiyah diformat sebagai lembaga pendidikan alternatif untuk membentuk karakter ke islaman.

“Pilihan yang kita tawarkan kepada masyarakat adalah system pendidikan  dalam bentuk full day school,boarding school.Lebih ditekankan pada pendidikan karakter,” terangnya.

Menurut Ali, kehadiran SD Muhammadiyah dilingkungan persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Buleleng,akan melengkapi lembaga pendidikan yang sudah ada sebelumnya, mulai taman kanak-kanak (TK) hingga SMA.

”Ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dibidang pendidikan bersama pemerintah mencerdaskan dan membangun peradaban bangsa,” imbuhnya.

BACA :  Bupati Badung Cup Bali 2026 Jadi Ajang Pemanasan Wushu Buleleng Jelang Porprov 2027

Ali Susanto juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Buleleng atas bantuannya sehingga yang berkaitan dengan ijin operasinal sekolah sangat terbantu nomor pokok sekolah nasioal (NPSN) yang menjadi prasyarat sekolah itu legal diurus tidak lebih tiga bulan clear.

”Ini juga bagian dari rasa jengah kami sehingga dalam satu tahun bisa kami tuntaskan bangunan SD Muhammadiyah.Dan soal ijin operasional Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat responsif sehingga semua berjalan sesuai rencana.Bahkan inforamsi dari Kasi Sarana dan Parasarana Disdikopra Buleleng bahwa SD Muhammadiyah satu-satunya sekolah swasta yang mendapatkan dan bantuan sebesar Rp 200 juta dari Kementrian Pendidikan,” tutur Ali.

Sementara, Asisten II Ni Made Rousmini mengatakan, persoalan pendidikan tidak menjadi tanggungjawab dan beban pemerintah semata.Namun, sudah menjadi tanggungjawab masyarakat secara keseluruhan.

Hadirnya sekolah Muhammadiyah, kata dia, sudah turut serta dalam membangun dunia pendidikan untuk mengisi ruang yang belum tergarap.

“Masalah  pendidikan tidak saja menjadi beban pemerintah semata. Kami memberikan apresiasi kepada jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng yang telah ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di Buleleng dan Bali,” ungkapnya.

BACA :  Singaraja Open Taekwondo Championship 2026, TI Buleleng Jaring Bibit Atlet dan Persiapkan Tim Porprov

Menurutnya, keberadaan SD Muhammadiyah dengan gedung barunya nanatinya dapat memberikan semangat baru dalam membangun dunia pendidikan, sekaligus kolaborasi antara pemerintah dan Muhammadiyah akan mempercepat upaya pencerdasan generasi muda bangsa.

”Kami berharap dengan diresmikannya SD Muhammadiyah bersama sarana dan prasarananya  akan memberikan suasana belajar dan proses pendidikan yang nyaman,aman dan menyenangkan dan terhindar dari unsur-unsur kekerasan dalam dunia pendidikan,” tandasnya.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular