Hadiri Rapat BRIN di Bedugul, Bupati Giri Prasta Satu Mobil dengan Megawati Soekarnoputri

- Advertisement -
- Advertisement -

BADUNG, balipuspanews.com
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri hadir di Kebun Raya Bedugul, Tabanan, Bali, Senin (7/8/2023). Kehadiran putri proklamator Bung Karno itu untuk mengetahui realisasi penelitian serta kendala yang dihadapi di daerah.

Presiden kelima itu tiba di Holding Room Etnobotani Kebun Raya Bedugul satu mobil bersama Rachmawati Soekarnoputri dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.

Kedatangannya disambut oleh Menteri Keuangan RI yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN Sri Mulyani bersama Gubernur Bali Wayan Koster, wali kota/bupati se-Bali, beserta jajaran BRIN dan ratusan lebih Periset dari Prov. Bali dan Lombok.

Kunjungan dilanjutkan ke Gedung Laboratorium Konservasi Tumbuhan dan terakhir menuju Gedung serba guna Nayaka Loka Kebun Raya Bedugul.

Dalam arahannya Megawati Soekarnoputri menjelaskan, mengapa Badan Riset dan Inovasi Nasional ini dibentuk, kenapa dirinya yang diminta dan ditugasi oleh Presiden Joko Widodo, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan kinerja Badan Litbang yang ada dimasing-masing kementerian/lembaga dengan cara disatukan dengan bentuk suatu badan yang langsung dibawah Presiden, yang sekarang disebut dengan BRIN.

BACA :  Mazda Hadir di BCA Expo Bali 2026, Tawarkan SUV hingga Mobil Listrik

“Kalau tidak disatukan boro-boro Indonesia mau maju, karena apa ? karena egosentris daripada researcher/peneliti itu berkembang karena mereka berada di tempat masing-masing padahal mereka dengan disiplin ilmu yang sama. Dengan adanya BRIN dengan struktur sudah dibentuk menurut saya sudah cukup kuat. Nah, jangan membedakan dengan masa lalu, dulu begini, ini dalam masa transisi yang nama baru 2 tahun tapi sudah terbentuk yang namanya struktur,”ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan saat ini yang ada dan harus dilakukan adalah kerja keras dan semangat. Seluruh para researcher/peneliti yang sudah mendapatkan hasil penelitian harus segera dipatenkan hasil penelitiannya, jangan sampai diambilkan oleh negara asing atau dibeli.

“Kalau hal itu terjadi maka kalian tidak akan pernah terkenal kecuali di dalam negeri. Jadi tolong segera dipatenkan setiap hasil penelitian jangan hanya berfikir agar mendapatkan jurnal dunia luar saja yang bukan main, dan apabila ada kendala dalam melakukan penelitian agar langsung melakukan koordinasi dengan BRIN Pusat sehingga setiap permasalahan dan kendala yang ditemukan bisa dicarikan solusi dan jalan keluarnya oleh BRIN Pusat,” ujar Megawati.

BACA :  Pemkot Denpasar Bersama Forkopimda Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular