Hujan Lebat, Puluhan Rumah Kebanjiran

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanews.com– Hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang terjadi pada Senin (16/1/2023) sore mengakibatkan banjir di tiga titik. Banjir tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga terendam.

Wilayah yang kebanjiran yakni di seputaran STIT Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Banjir tersebut terjadi akibat sungai Kaliakah meluap karena tidak muat lagi menampung air hujan.

Meluapnya Sungai Kaliakah itu membuat air di saluran pembuangan dari wilayah Kelurahan Baler Bale Agung tidak bisa mengalir ke Sungai Kaliakah.

“Karena air buangan itu tidak bisa mengalir sehingga meluap ke pemukiman dan mengakibatkan banjir,” ujar Kalaksa BPBD Jembrana, Putu Agus Artana.

Dari pendataan yang dikakukan BPBD banjir di Kaliakah itu merendam 50 rumah warga. Air dengan ketinggian sebatas pinggang orang dewasa tersebut tidak sampai menghanyutkan rumah maupun barang-barang milik warga.

Lokasi banjir lainya yakni di Lingkungan Samblong Kelurahan Sangkaragung Kecamatan Jembrana. Derasnya hujan membuat air sungai Samblong meluap. Luapan air itu masuk ke pemukiman dan menggenangi rumah warga.

BACA :  Bupati Badung Bagikan Helm kepada Pelajar SMAN 2 Abiansemal, Dorong Tertib Berlalu Lintas

“Air setinggi lutut itu menggenangi 15 rumah warga,” jelasnya.

Kemudian lokasi banjir ketiga terjadi di Banjar Melaya Tengah Kelod, Desa/ Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Ada 6 rumah warga yang terendam akibat luapan air sungai di dekat permukiman.

“Selain itu genangan air setinggi lutut tersebut terjadi karena pemukiman warga yang terendam berada di dataran rendah,” ungkapnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular