DENPASAR, balipuspanews.com-
Komunitas olahraga yang menamakan diri “Sekaa Demen Gym” (SDG) merayakan hari jadinya yang ke-2 ditengah merebaknya virus COVID-19. Ditengah perayaan hari ulang tahun ini, anggota digenjot untuk selalu mempererat tali persaudaraan antar anggota maupun di masyarakat atau yang dikenal dengan menyama Braya.
Ketua SDG David Hogan mengatakan, dihari jadi yang kedua Sekaa Demen Gym ini mari jaga kekompakan bersama, dan solidaritas antar anggota maupun masyarakat secara umum.
“Kegiatan yang kami lakukan selama ini banyak pada aksi sosial dan spiritual seperti memberi santunan kepada anggota jika ada yang sakit, melakukan persembahyangan bersama dan memberi bantuan kepada masyarakat miskin atau kurang mampu, dll) jelasnya disela memberikan sambutan, Jumat (20/3/2020).
Dibawah keanggotaan yang berjumlah 70 orang, SDG selalu kompak dalam berbagai hal. Kekompakan ini selalu terawat dan terjaga untuk meningkatkan kreativitas dalam menjalankan program-program yang telah disusun bersama anggota.
“Harapan kami, semoga SDG ini semakin jaya dan kekompakan selalu dijaga, serta perkuat rasa gotong royong untuk menghadapi berbagai hal,” tandasnya.
Hal senada juga disampaikan Dewan Pembina SDG, I Nyoman Sumardika mengakatan, organisasi merupakan ajang untuk pendewasaan saling bertukar pikiran dan pendapat, dimana organisasi SDG mampu sebagai contoh menjadi orang-orang sehat dalam berpikir maupun sehat dalam fisiknya.
Untuk itu, mari melakukan hal-hal positif untuk kepentingan bersama maupun kepentingan orang banyak atau masyarakat. Jadikan organisasi ini sebagai wadah berkumpul, dan bermanfaat untuk menjalin komunikasi, bertukar pikiran, maupun berbuat banyak dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jaga kekompakan, bersama pasti bisa,” tegas Sumardika yang juga sebagai anggota komisi IV DPRD Kota Denpasar.
Pria yang akrab disapa pak Man Ligir ini juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan waktu luang atau mengisi waktu untuk hal-hal positif dan berkreativitas agar menjadi generasi muda yang tangguh hingga mampu bersaing di era 4.0.
Seperti diketahui, organisasi “Sekaa Dem Gym” ini, awalnya dibentuk atas kesadaran dan inisiatif bagi mereka yang senang dengan kegiatan olahraga Gym, lama kelamaan ada niat untuk mewadahinya dalam bentuk oragnisasi dengan ada struktur keorganisasian dengan mengedepankan jargon “Nyama Braya”. (bud/bpn/tim)



