Jumat, Juni 14, 2024
BerandaKlungkungJajaki Gabung dengan Koalisi Nawasena, Gerindra Ingin Pemerintahan di Daerah Bersinergis dengan...

Jajaki Gabung dengan Koalisi Nawasena, Gerindra Ingin Pemerintahan di Daerah Bersinergis dengan Program Prabowo – Gibran

SEMARAPURA, balipuspanews.com – DPC Gerindra Klungkung mulai melakukan konsolidasi ke partai-partai lainnya di Bumi Serombotan menjelang Pilkada Klungkung November 2024 mendatang.

Sabtu (18/5/2024) bertempat di sekretariat DPC Gerindra, partai pimpinan Prabowo Subianto itu mengadakan pertemuan dengan 4 Parpol yang sudah bergabung dengan Koalisi Nawasena. Keempat parpol tersebut adalah Partai Nasdem, Golkar, Demokrat dan PSI.

“Kita ingin menindaklanjuti instruksi dari Ketua DPD Gerindra Bali I Made Muliawan Arya, agar menjalin hubungan dengan semua partai di Klungkung,” jelas ketua DPC Gerindra Klungkung Wayan Baru, Minggu (19/5/2024)

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut pihaknya ingin menyamakan visi misi dalam menyambut Pilkada Klungkung dengan harapan dapat bersinergi dengan kepemimpinan Prabowo-Gibran di pusat.

“Kita masih dalam tahap penjajakan sekaligus membahas program Prabowo-Gibran ke depan,” tambah Wayan Baru.

Selanjutnya Sekretaris DPC Gerindra Klungkung, I Nengah Mudiana mengungkapkan dalam konsolidasi jelang Pilkada Klungkung Partai Gerindra telah memulainya dengan bertemu empat pimpinan partai tersebut.

Konsolidasi ini untuk menjajaki kemungkinan bergabungnya Partai Gerindra dan partai-partai lainnya di dalam koalisi. Meski begitu, menurut Mudiana pada konsolidasi kemarin belum ada kesepakatan terkait koalisi antara Gerindra dan partai-partai lainnya.

BACA :  Tekan Berkembangnya Joged Bumbung Senonoh, Disbud Undang Kelian Adat

“Kemungkinan ada rapat susulan menentukan arah bersama,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Klungkung, I Dewa Gede Alit Saputra menerangkan pertemuan kemarin secara pasti belum ada kesepakatan akan koalisi. Meski begitu pihaknya menyebut peluang koalisi bersama Partai Gerindra tetap ada.

“Jika Gerindra mau bergabung, koalisi Nawasena tetap terbuka. Asalkan tidak ada ego di antara para ketua parpol. Artinya satu pun tidak boleh ada yang merasa paling berpengaruh dalam mengambil keputusan didasari oleh jumlah perolehan kursi di legislatif,” tuturnya.

Koalisi Nawasena juga menyatakan jika Gerindra bergabung harus ada kandidat yang bisa didukung secara bersama-sama.

“Jika misalnya ada perbedaan dukungan maka koalisi Nawasena akan tetap pada jalurnya sendiri,” terang Dewa Alit.

Harapan untuk Gerindra bergabung ke Koalisi Nawasena muncul dari Ketua DPC Partai Demokrat Klungkung Gede Artison Andarawata alias Sony. Menurutnya, dengan bergabungnya Gerindra ke Kalisi Nawasena maka kekuatan koalisi tersebut menjadi 18 kursi.

“Dari koalisi nawasena sudah mengajak dan berharap terbangun koalisi besar 18 kursi di Klungkung,” ungkapnya.

BACA :  Tim Labfor dan Polresta Masih Kumpulkan Bukti Kebakaran Gudang Gas Elpiji

Itu artinya akan ada dua kandidat yang akan maju ke Pilkada 2024 nanti jika Gerindra bergabung ke Koalisi Nawasena yakni Koalisi Nawasena dan PDI Perjuangan. Namun jika Partai Gerindra memilih untuk maju sendiri maka akan ada tiga kandidat yang akan bertarung yakni Partai Gerindra, Koalisi Nawasena dan PDI Perjuangan.

Pihaknya menuturkan segala kemungkinan pada Pilkada Klungkung ini tetap ada termasuk kemungkinan koalisi antara Gerindra dan PDI Perjuangan yang diungkapkan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster.

Penulis: Roni
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular