Jelang Nyebrang ke Jawa, Puluhan PPDN Divaksinasi di Puskesmas Gilimanuk

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanews.com – Persyaratan wajib membawa kartu vaksin minimal dosis 1 untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang menggunakan angkutan darat dan laut mampu meningkatkan jumlah masyarakat yang divaksin. Itu terlihat dari banyaknya PPDN yang minta vaksin di Puskesmas 2 Melaya atau Puskesmas Gilimanuk.

Sejak dibukanya pelayanan vaksinasi untuk warga luar Jembrana setiap hari puluhan orang yang akan menyebrang ke Jawa, datang ke Puskesmas Gilimanuk. Selain PPDN yang mengunakan sepeda motor banyak juga yang memakai mobil pribadi dan penumpang bus atau travel.

Mereka juga harus rela menunggu sejak subuh karena pelayanan baru dibuka setelah jam kantor dimulai. Karena banyak ditambah lagi dengan warga Gilimanuk yang minta divaksin, maka sering tejadi antrean panjang. Agar tidak terjadi kerumunan, saat mereka mengantre petugas Puskesmas dan polisi berusaha mengatur mereka.

“Saya mau pulang ke Jember setelah selesai bekerja di Gianyar, tapi saya belum divaksin. Agar bisa pulang saya vaksin disini,” ujar Karto saat ditemui di Puskesmas Gilimanuk, Rabu (28/7/2021).

BACA :  Kapolres Badung Tekankan Personel Bijak Bermedia Sosial

Yuni PPDN asal Situbondo, mengaku sudah 2 jam ngantre belum mendapat giliran. Dia memilih vaksin di Bali karena dikampungnya tidak sempat ikut vaksin,

“Saya jam setengah tiga sudah disini ternyata tidak buka 24 jam,”ujarnya.

Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk saat melakukan pemantauan, menyampaikan, setiap hari memang cukup banyak PPDN yang mendatangi Puskesmas Gilimanuk untuk divaksin. Dengan adanya layanan di Puskesmas ini maka PPDN yang belum divaksin tidak perlu lagi kembali ke Denpasar untuk vaksin.

“Kita tetap melakukan pemantauan dan pengawasan agar selama menunggu giliran mereka tetap menjaga jarak dan memakai masker,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Gilimanuk, dr Riadi Wiranuaba menyampaikan sejak dibuka layanan vaksinasi bagi PPDN luar Jembrana setiap hari rata-rata 60 sampai 70 orang yang minta divaksin.

“Jumlah itu diluar warga kita. Untuk pelayanan kita tetap memaksimalkan vaksinasi untuk warga kita,” ungkapnya.

Riadi berharap setelah mendapat vaksin tahap 1 di Puskesmas Gilimanuk, nanti bisa melanjutkan vaksin tahap kedua di daerahnya atau ditempat lain.

BACA :  Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Ketua DPR Ingatkan Prioritas Pencarian dan Penyelamatan Korban

Penulis : Anom

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular