Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

Kementerian Kebudayaan Bersama FBI Perkuat Upaya Repatriasi Artefak Budaya Indonesia

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan Atase Penegakan Hukum (Legal Attaché) Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk Indonesia dan Timor-Leste, Robert F. Lafferty, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pemulangan atau repatriasi artefak budaya Indonesia dari Amerika Serikat serta upaya memperkuat kerja sama pelindungan warisan budaya antara kedua negara.

Menteri Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah dilakukan FBI dalam proses repatriasi artefak budaya Indonesia.

Menurutnya, pemulangan warisan budaya merupakan bagian penting dari upaya negara untuk menjaga identitas budaya bangsa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya nasional.

Menbud menjelaskan bahwa sejak berdirinya Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri, pemerintah terus berupaya memulihkan dan mengembalikan warisan budaya Indonesia yang berada di luar negeri melalui berbagai kerja sama strategis dengan negara-negara mitra.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah dilakukan selama ini dalam upaya pemulangan artefak budaya Indonesia. Sejak berdirinya Kementerian Kebudayaan, kami berupaya sebaik mungkin untuk memulihkan dan mengembalikan warisan budaya nasional melalui berbagai bentuk kerja sama internasional,” ungkap Menbud, Rabu (24/6).

BACA :  MSCI Pertahankan Indonesia sebagai Emerging Market, OJK Sebut Reformasi Pasar Modal Diakui Global

Menbud juga menegaskan pentingnya membangun mekanisme koordinasi yang lebih jelas dan efektif guna mendukung proses repatriasi artefak di masa mendatang.

“Kami ingin mengetahui berbagai kendala yang mungkin masih dihadapi dari sisi kami. Karena itu, kami berkomitmen membangun prosedur yang lebih jelas dan mempercepat proses yang diperlukan agar upaya pemulangan warisan budaya dapat berjalan semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, Robert F. Lafferty menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan bersama Kementerian Kebudayaan, Kementerian Luar Negeri, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif. Dirinya menilai proses repatriasi yang tengah berlangsung telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam satu tahun terakhir.

“Dalam satu tahun terakhir kami melihat perkembangan yang sangat baik. Kami berharap proses ini dapat segera diselesaikan sehingga artefak-artefak tersebut dapat kembali ke Indonesia,” ujar Robert.

Selain itu, Robert F. Lafferty juga menegaskan komitmen FBI untuk terus mendukung upaya pemulangan artefak budaya yang berasal dari Indonesia.

“Kami senang dapat menjadi bagian dari proses ini. Kerja sama seperti ini menunjukkan bagaimana pelindungan warisan budaya dapat menjadi ruang kolaborasi yang positif antara kedua negara,” jelasnya.

BACA :  HARGANAS Momentum Keluarga Fondasi Utama Pembangunan SDM dan Penentu Masa Depan Indonesia

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular