KARANGASEM, balipuspanews.com – Di balik semarak perayaan Hari Jadi ke-386 Kota Amlapura dan kemeriahan Karangasem Festival 2026, terselip sebuah kalimat sederhana yang berhasil membangkitkan semangat masyarakat.
Tagline “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa” bukan hanya menjadi penghias panggung dan materi promosi, tetapi juga menjelma sebagai pesan optimisme yang menggema di seluruh penjuru Gumi Lahar.
Kalimat yang terdiri dari lima kata itu menjadi identitas Karangasem Festival 2026. Pesannya sederhana, namun kuat. Menggambarkan perjuangan masyarakat Karangasem yang selama ini tidak pernah lepas dari berbagai tantangan, namun tetap memiliki tekad untuk terus maju.
Di balik lahirnya tagline tersebut, terdapat sosok I Gusti Gede Subagiartha, yang akrab disapa Gus Ode. Berawal dari ungkapan yang sering disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, yakni “Tak Mudah, Tapi Bisa”, Gus Ode kemudian memberikan sentuhan makna dengan menambahkan satu kata yang dinilai menjadi penegas semangat, yakni “Harus”.
Menurut Gus Ode, penambahan kata tersebut bukan tanpa alasan. Baginya, tantangan yang dihadapi Karangasem tidak cukup hanya dijawab dengan keyakinan bahwa sesuatu bisa dilakukan, tetapi harus dibarengi dengan komitmen dan keberanian untuk mewujudkannya.
“Kalimat ini lahir dari kenyataan yang dihadapi masyarakat Karangasem. Banyak persoalan memang tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak dapat diselesaikan. Karena itu, kata ‘harus’ menjadi penegasan bahwa kita tidak boleh berhenti pada keraguan, melainkan harus terus bergerak mencari solusi,” ujarnya Rabu, (24/6/2026).
Ketua Fraksi NasDem DPRD Karangasem itu menjelaskan, sebuah tagline akan memiliki makna apabila mampu mencerminkan kondisi sekaligus harapan masyarakat. Karena itu, “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa” tidak dirancang hanya sebagai slogan perayaan, melainkan menjadi pesan moral yang mampu membangkitkan optimisme, semangat gotong royong, dan keyakinan untuk terus bergerak membangun daerah.
Inspirasi tagline tersebut lahir dari karakter masyarakat Karangasem yang dikenal tangguh, pantang menyerah, serta mampu bangkit di tengah berbagai keterbatasan. Semangat itulah yang ingin dihadirkan dalam setiap rangkaian Karangasem Festival 2026.
Selama pelaksanaan festival, tagline itu tampil sebagai identitas utama yang menyatukan berbagai kegiatan, mulai dari pentas seni budaya, pameran UMKM, aktivitas generasi muda, hingga berbagai partisipasi masyarakat. Tak sedikit warga yang kemudian menjadikan kalimat tersebut sebagai penyemangat dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Gus Ode, keberhasilan sebuah tagline bukan terletak pada indahnya susunan kata, melainkan pada sejauh mana pesan yang dikandungnya mampu menggerakkan masyarakat untuk bertindak.
“Yang terpenting bukan hanya kalimatnya, tetapi bagaimana semangat di dalamnya dapat menjadi motivasi untuk terus bekerja, berinovasi, dan bersama-sama membangun Karangasem yang lebih maju,” tegasnya.
Kini, “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa” bukan lagi sekadar tagline Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 atau Karangasem Festival 2026. Kalimat itu telah menjelma menjadi simbol optimisme masyarakat Gumi Lahar, pengingat bahwa setiap tantangan akan selalu memiliki jalan keluar selama dihadapi dengan kerja keras, persatuan, dan keyakinan untuk terus melangkah maju.
Penulis : Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan




