GIANYAR, balipuspanews.com – Kebocoran pipa milik PAM Tirta Sanjiwani Gianyar di wilayah Tebongkang, Ubud, pada Selasa (2/6/2026) malam menjadi perhatian masyarakat setelah video semburan air keruh berlumpur yang mengenai lapak dan barang dagangan warga beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman video yang diunggah warga, terlihat air menyembur cukup deras dari pipa yang bocor hingga menggenangi area sekitar dan mengenai dagangan pedagang di lokasi kejadian. Peristiwa itu membuat warga dan pedagang setempat terkejut.
Menanggapi kejadian tersebut, petugas PAM Tirta Sanjiwani langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan perbaikan jaringan yang mengalami kerusakan.
Direktur Utama PAM Tirta Sanjiwani Gianyar, Wayan Suastika, melalui Humas PAM Tirta Sanjiwani, menjelaskan bahwa kebocoran pipa telah berhasil diperbaiki dan kondisi jaringan distribusi air kembali normal.
Selain melakukan perbaikan teknis, pihak perusahaan juga berkoordinasi dengan pedagang yang terdampak akibat semburan air tersebut. Proses penyelesaian kerugian ditangani melalui Divisi Pelayanan Ubud.
“Sudah dikoordinasikan dan terkait ganti rugi sudah ditindaklanjuti langsung oleh Kadiv Pelayanan Ubud. Ganti rugi juga sudah diselesaikan sesuai kesepakatan,” ujar Humas PAM Tirta Sanjiwani saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
PAM Tirta Sanjiwani memastikan kompensasi kepada pedagang terdampak telah diberikan sesuai hasil kesepakatan bersama. Nilai ganti rugi yang disalurkan sebesar Rp400.000.
Dengan rampungnya perbaikan pipa dan penyelesaian ganti rugi kepada pedagang, situasi di lokasi kejadian kini telah kembali kondusif. Perusahaan juga memastikan layanan distribusi air bersih kepada pelanggan tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa gangguan berarti.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



