BADUNG, balipuspanews.com – Soekarno Cup 2025 kembali menjadi sorotan sebagai turnamen sepak bola yang tidak hanya menampilkan persaingan antar klub muda, tetapi juga menghadirkan sentuhan seni dan budaya Bali.
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya ajang yang dinilai konsisten mencetak bibit pesepakbola masa depan sekaligus mengangkat identitas budaya daerah.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya berfokus pada persaingan olahraga, tetapi mampu mengangkat potensi daerah dengan menghadirkan nuansa kultural yang berbeda.
“Turnamen ini menjadi sarana kita mencari bibit terbaik untuk Bali. Kami sangat mengapresiasi penyelenggara karena ini momen luar biasa,” ujarnya.
Perpaduan Olahraga, Seni, dan Identitas Budaya
Keunikan Sukarno Cup tak lepas dari konsep penyelenggaraan yang memadukan pertandingan sepak bola dengan pementasan seni budaya Bali yang terlibat secara penuh.
“Ini tampilan yang unik. Sepak bola dipadukan dengan pementasan seni dari seniman-seniman seluruh Bali. Daya tariknya luar biasa,” tambahnya.
Anom Gumanti berharap kolaborasi ini dapat menjadi ciri khas Bali dalam event nasional maupun internasional ke depan, sekaligus menguatkan jati diri budaya yang melekat dalam setiap aktivitas masyarakat Bumi Dewata.
Dengan demikian, Soekarno Cup diharapkan bukan hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi ikut memperkuat rasa bangga terhadap warisan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Bali.
Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan



