Ketut Wita Tiga Kali Menjabat Bendesa Taman Sari

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA,balipuspanews.com- I Ketut Wita dinilai masih layak memimpin Krama Desa Adat Adat Munduk Anyar, Kelurahan Tegal Cangkring, Mendoyo. Sehingga Wita tetap dipertahankan untuk menjadi Bendesa Taman Sari untuk yang ketigakalinya.

Pengukuhan I Ketut Wita untuk periode ketiga atau periode 2020–2025 yang rangkaikan dengan persembahyangan bersama di Pura Dalem Taman Sari Desa Adat Munduk Anyar, Sabtu (25/1).

disaksikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan Anggota DPRD Dapil Mendoyo, Camat Mendoyo, Lurah Tegalcangkring serta Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP).

Wabup Kembang menyampaikan pemilihan Bendesa Taman Sari yang dilakukan melalui musyawarah/mufakat dengan melibatkan seluruh masyarakat se-Desa Adat Munduk Anyar, patut diapresiasi.

“Pemilihan Bendesa hendaknya mengedepankan musyawarah/mufakat dengan menyatukan segala perbedaan pendapat, dibandingkan dengan menggunakan sistem voting. Musyawarah juga merupakan wujud kedewasaan dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Kepada Bendesa terpilih, Wabup Kembang berpesan agar dapat menjaga keharmonisan antar masyarakat di Desa, ditengah peran desa adat yang makin kompleks.

“Kepada Bendesa yang telah terpilih saya harapkan peran aktif dalam menjaga keharmonisan dalam menyatukan umat. Jadilah panutan bagi masyarakat dan mari rangkul bersama- sama untuk menjaga dan memajukan Desa Pekraman,” ujarnya.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Wabup Kembang juga meminta, dalam melaksanakan kegiatan keagamaan agar bisa melibatkan generasi milenial (muda) pada setiap kegiatannya. Mengingat generasi muda sekarang pemikirannya sangat kreatif dan lebih luas dalam melakukan sesuatu.

“Beri kesempatan kepada mereka untuk ikut terlibat dalam kegiatan keagamaan, sebagai generasi penerus, hal itu berdampak positif yang akan memberikan pengetahuan kepada mereka di dalam melakukan upacara keagamaan nanti,” pintanya.(nm/bpn/tim)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular