Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

Koordinasi ke BRIN, Pemkab Tabanan Perkuat Inovasi dan Teknologi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

- Advertisement -
- Advertisement -

TABANAN, balipuspanews.com– Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut arahan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait pengembangan inovasi pengelolaan sampah di Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabanan dalam memperkuat penanganan sampah melalui pemanfaatan riset dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran BRIN, mulai dari Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah hingga Tim Manajemen Riset dan Inovasi Regional Jawa Timur dan Bali, dibahas berbagai isu terkait kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Tabanan, penerapan inovasi dan teknologi pengelolaan sampah, serta peluang kerja sama antara Pemkab Tabanan dan BRIN.

Didampingi Kasubag Umum dan Keuangan Brida Tabanan, Wabup Dirga menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan penanganan sampah sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular berbasis inovasi.

BACA :  Pemkab Badung Raih Penghargaan BKN atas Implementasi 12 Kebijakan Pro Karier ASN

Menurutnya, persoalan sampah memerlukan penanganan yang tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional, tetapi juga didukung oleh riset dan teknologi yang relevan dengan karakteristik daerah.

“Kehadiran kami merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk memperkuat pengelolaan sampah yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat memperoleh masukan serta menjajaki peluang kerja sama dengan BRIN dalam pengembangan berbagai inovasi pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi antara Pemkab Tabanan dan BRIN dapat menghasilkan langkah konkret, mulai dari pengurangan sampah dari sumber, pengolahan berbasis teknologi, hingga pengembangan ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sementara itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, memaparkan berbagai dukungan yang dapat diberikan BRIN kepada pemerintah daerah melalui riset, kajian, inovasi, dan teknologi sesuai kebutuhan daerah. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran Brida dalam mendorong inovasi daerah.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan mulai dari tingkat rumah tangga, kawasan, hingga kabupaten/kota. Pada skala kabupaten/kota, salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah incinerator yang mampu mengolah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik, dengan penerapan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

BACA :  Tahap III Perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK, Bupati Gus Par Tekankan Lima Pedoman ASN

Penulis: Kadek Adnyana

Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular