Korban Terseret Ombak Pantai Berawa Ditemukan Tewas Terdampar

- Advertisement -
- Advertisement -

KUTA UTARA, balipuspanews.com – Sempat menghilang setelah terseret arus Pantai Berawa, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, pemuda 16 tahun berinisial R ditemukan sudah meninggal saat tubuhnya terdampar di Pantai Perancak, sebelah timur Lolohan (muara sungai), Banjar Berawa.

“Posisi korban ditemukan berjarak sekitar 300 meter arah barat dari TKP tenggelam,” ujar Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, pada Senin (15/1/2024).

Menurut Iptu Sudana, korban R dan dua temannya yakni JJ,22, dan MI,21, awalnya berenang di Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, pada Minggu 12 Januari 2024 sekitar pukul 17.50 WITA.

Sesampainya di pantai, korban langsung mandi ke tengah sedangkan rekannya mandi di pinggir pantai. Tiba-tiba, remaja asal Probolinggo, Jawa Timur itu mengangkat tangannya untuk meminta pertolongan.

“Diduga kuat, korban terseret arus laut karena kurang menghiraukan kawasan mana saja yang boleh atau tidak boleh untuk mandi,” ujar Iptu Sudana.

Melihat korban minta tolong, rekan-rekan korban segera mencari pertolongan ke warga sekitar. Nahas, korban terlanjur menghilang terseret arus deras. Hal ini dilaporkan ke pihak berwajib Polsek Kuta Utara.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Dari koordinasi personel Ditpol Air Polda Vaki, Pol Air Polres Badung dan Basarnas Bali serta petugas Balawista. Tim gabungan bergerak melakukan pencaharian ke tengah lautan dengan mengerahkan dua unit perahu karet dan dua unit speed boat, dari darat juga dengan menyisir bibir pantai.

Namun, pencarian saat itu mengalami kendala karena faktor cuaca. Pencarian dilanjutkan esok hari, Senin 15 Januari 2024 dengan metode yang sama dibantu masyarakat.

“Pencarian berlangsung sekitar pukul 08.30 WITA hingga pukul 11.45 WITA,” ucapnya.

Pencarian berjalan mulus, korban ditemukan terdampar dalam posisi tengadah, memakai baju kaos oblong warna hitam dan celana jeans pendek warna hitam di Pantai Perancak, sebelah timur Lolohan (muara sungai), Banjar Berawa.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Wayan Suwena SH, mengatakan ini merupakan Operasi SAR hari ke 2. Di mana, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian sejak pagi dengan menggerakkan 2 unit jetski dan 2 perahu karet.

BACA :  Pohon Beringin Tua Hingga Dua Pelinggih di Pura Desa Adat Buleleng Terbakar

Sementara SRU Laut dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bersama Balawista dibagi pada beberapa area pencarian. Sementara itu, SRU darat berjalan menyisiri sepanjang pantai.

Dari operasi itu, pihaknya menemukan tubuh korban terdampar di pinggir pantai sekitar pukul 11.45 WITA, atau kurang lebih 300 meter arah selatan dari lokasi kejadian.

“Selanjutnya korban kami evakuasi dengan menggunakan ambulans Balawista menuju ke RS Prof Ngoerah, Denpasar,” tutup Suwena.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular