JEMBRANA, balipuspanews.com– Menghadapi arus mudik yang diprediksi mengalami peningkatan, PT ASDP Indonesia Ferry berusaha mengurangi adanya antrean panjang.
Salah upaya yang dilakukan yakni menyiapkan puluhan kapal serta mengoperasikan kapal yang berkapasitas jumbo.
General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry cabang Ketapang, Syamsudin ketika dikonfirmasi media balipuspanews.com, Minggu (31/3/2024) mengatakan kepadatan arus mudik diprediksi mulai H-7 Rabu (3/4/2024).
Puncak arus mudik penyeberangan diprediksi pada Sabtu (6/4/2024) atau H-4 dan Minggu (7/4/2024) atau H-3.
Lalu, untuk puncak arus balik Lebaran diprediksikan terjadi pada Minggu (14/4/2024) atau H+3 dan Senin (15/4/2024) atau H+4.
Lebih lanjut Syamsudin memaparkan untuk melayani arus mudik yang menyebrang di Selat Bali, ASDP menyiapkan 32 kapal.
“Dalam pengoperasiannya sesuai jadwal dan melihat situasi penumpang,” ujarnya.
Jika situasi sangat padat, katanya ASDP juga akan menambah armada kapal berkapasitas jumbo. Kapal dengan kapasitas muat besar itu akan dioperasikan untuk mempercepat pergerakan antrean.
“Untuk kapal bantuan kami masih menunggu kepastian dari Korsatpel Ketapang. Info sementara yang kami dapat yakni KMP. Jatra II yang poaiainya sudah ada di Ketapang, tiga lainya yakni KMP. Nawasena, KMP. Munic I, KMP. Trimas Laila,”ungkapnya.
Sementara itu, Pengawas Satuan Pelayanan Kelas I Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk
BPTD Kelas II Bali, I Made Ria Fran Dharma Yudha mengatakan, jika terjadi lonjakan arus mudik, memang ada rencana mengoperasikan kapal berkapasitas jumbo. Ada 4 unit kapal besar yang siap untuk dioprasikan jika terjadi antrean panjang yakni Kmp Nawasena, Jatra II, Trisma Laila dan Munic I.
“Kapan dioperasikan masih menunggu informasi lebih lanjut,”ujarnya.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



