Mandi di Pantai Rambut Siwi, Seorang ABG Asal Makassar Hanyut Terseret Arus

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanews.com– Warga yang sedang mandi di Pantai Rambut Siwi, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana saat Banyu Pinaruh, Minggu ( 23/10/2022) pagi geger. Penyebabnya karena salah satu dari mereka yang sedang mandi terseret arus laut.

Seperti sudah menjadi tradisi sehari setelah hari raya Saraswati umat Hindu melaksanakan Banyu Pinaruh. Termasuk Gusti Ngurah Dwipa Sastra Negara,18, asal Desa Yehembang bersama Andi Sanjaya,21, asal Makasar dan Hendra,19, asal Kelurahan Berdua, Kecamatan Birungkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan yang tinggal dirumah Gusti Putra Wijaya di Banjar Wali, Desa Yehembang.

Mereka sekitar pukul 07 00 Wita pergi ke Pantai Rambut Siwi di Banjar Pasar Yehembang. Sampai di pantai, Sastra Negara dan Hendra mandi, sementara Andi Sanjaya tidak ikut mandi.

Saat asik mandi, tiba-tiba Hendra terseret arus dan menghilang. Melihat temannya yang bekerja sebagai buruh penggali sumur bor itu hanyut Sastra Negara berusaha menolong namun gagal. Sementara Andi Sanjaya berteriak minta tolong.

Mengetahui ada pengunjung terseret arus anggota Pokdarwis bersama kelompok Nelayan yang dipimpin IGN Anom,50, yang juga ketua BPD Yehembang kemudian melakukan pencarian.

BACA :  PUPR Badung Tertibkan Kabel Utilitas di Ruas Simpang Mengwi–Simpang Abiansemal

Dari pemuisiran yang dilakukan anak baru gede (ABG) itu berhasil ditemukan di selatan Puran Rambutsiwi dengan jarak dari pantai sekitar 300 meter dengan kedalaman air sekira 20 meter.

“Korban ditemukan oleh kelompok nelayan yang diketuai IGN Anom. saat korban ditemukan dalam keadaan sadar namun lemas,”ujar Kasat Polair Polres Jembrana AKP Putu Raka Wiratma.

Hendra kemudian dinaikan ke perahu. Setelah dinaikan keatas jukung beberapa saat kemudian Hendra pingsan. Kemudian dia dibawa ke darat di Pantai Yehembang Banjar Pasar, Desa Yehembang.

“Sampai di darat korban sudah dalam keadaan sadar namun masih lemas, kemudian korban dibawa ke Puskesmas I Mendoyo diantar oleh perbekel Yehembang I Ketut Semadi untuk penanganan lebih lanjut,”ungkapnya.

Kapolsek Mendoyo AKP Putu Suarmadi menambahkan, setelah mendapat perawatan di puskesmas, Hendra sudah kembali pulih.

“Korban sempat muak namun kini sudah kembali pulang, “jelasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular