Pelaku Berdalih Mencuri Karena Kehabisan Modal

Konferensi pers Polresta Denpasar
Konferensi pers Polresta Denpasar

DENPASAR, balipuspanews.com – Tersangka ND,33, kini meringkuk di tahanan Polsek Denpasar Selatan. Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu dilumpuhkan kaki kanannya karena melawan dan kabur, saat Polisi melakukan penyergapan di rumah kosnya di kawasan Tabanan, pada 25 Oktober 2022.

Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana, tersangka ND mencongkel salah satu toko ikan di Panjer, Denpasar Selatan, pada Kamis 20 Oktober 2022 sekira pukul 01.00 WITA.

Setelah masuk ke toko, ia menggasak 1 box ikan jenis streofoam seharga Rp 4 juta yang ada di freezer. Ikan di dalam box itu terdiri dari ikan kakap merah, kerapu dan sebagainya.

“Tersangka dan pemilik toko ikan saling kenal. Sehingga tersangka tahu seluk beluk toko. Sebenarnya tersangka mencuri ikan untuk dijual kembali ke pasar-pasar,” terang Kompol Made Teja, didampingi Kanitreskrim AKP Made Putra Yudistira, pada Jumat (28/10/2022).

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas kepolisian mendapati ciri-ciri pelaku tinggal di Tabanan. Enam hari dikejar, tersangka ND ditangkap di rumah kosnya di Tabanan, pada 25 Oktober 2022.

“Dia melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur di kaki kananya,” bebernya.

Setelah diinterogasi, tersangka mengaku mencuri ikan di toko temannya untuk di jual kembali ke pasar, salah satunya pasar di Tabanan.

“Barang bukti ikan hasil curian sudah kami amankan, berikut sisa hasil penjualan Rp 400.000″ ujar Kompol Made Teja.

Dijelaskannya, tersangka ND tidak hanya sekali mencuri tapi sudah ketiga kalinya. Selain di toko ikan di Panjer, ia juga beraksi di sebuah pasar kawasan Jalan Tangkuban Perahu, Denpasar Barat dan toko ikan Kedonganan, Kuta.

Sementara itu, tersangka ND mengaku sebelumnya dia adalah penjual ikan di pasar. Namun usahanya bangkrut karena tertipu. Sehingga ia butuh modal untuk berjualan kembali, dan walhasil timbul niatnya untuk mencuri.

“Saya butuh modal untuk jualan lagi jadi terpaksa mencuri ikan,” ungkapnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan