Pemkab Bangli Luncurkan Enam Inovasi Digital untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

- Advertisement -
- Advertisement -

BANGLI, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten Bangli meluncurkan enam inovasi strategis sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat transformasi digital lintas sektor. Enam inovasi tersebut mencakup bidang pemerintahan, parlemen, pariwisata, layanan internal birokrasi, ketertiban umum, serta perpajakan dan pendapatan daerah.

Peluncuran tersebut berlangsung di Gedung Bhukti Mukti Bhakti, lingkungan Setda Kabupaten Bangli, Kamis (17/9/2026). Langkah ini menandai pergeseran tata kelola digital dari pengembangan aplikasi sektoral yang terfragmentasi menuju sistem yang lebih terintegrasi, berbasis risiko, transparan, serta berorientasi pada dampak bagi masyarakat dan efisiensi fiskal daerah.

Enam inovasi yang diluncurkan yakni CITA GOV, PENGLIPURAN BANGLI, SINTESIS DTW BANGLI, INTEGRA-III, SI TAMPAN JAS BERDASI, dan GENCAR BANGLI.

Meskipun Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) Kabupaten Bangli terus mengalami kenaikan dari 2,48 pada tahun 2023 menjadi 2,71 pada 2024, dan menyentuh angka 2,79 pada tahun 2025 atau mencapai 93 persen dari target RPJMD 3,00, Pemkab Bangli menyadari masih terdapat kesenjangan tata kelola (governance gap).

Pertumbuhan layanan dan aplikasi belum sepenuhnya diimbangi dengan kapabilitas pengendalian yang memadai. Nilai Manajemen SPBE baru mencapai 1,09, sedangkan Audit TIK berada di angka 1,00.

“Pertanyaannya bukan lagi seberapa banyak kita membuat aplikasi, melainkan seberapa baik kita mampu mengendalikan, mengintegrasikan, dan mengamankan transformasi digital tersebut untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, S.Kom., M.Eng.

CITA GOV, Rumah Besar Pengendalian Digital Daerah

BACA :  Gandeng Baznas Program Bedah Rumah, Senator Bang Azran Wujudkan Impian Artika Sari dan Maulana

Menjawab tantangan tersebut, Diskominfo Bangli merancang inovasi CITA GOV (Collaborative for Integrated Digital Transformation Government). CITA GOV diposisikan bukan sekadar sebagai aplikasi baru, melainkan arsitektur tata kelola (governance & control layer) pada tingkat atas.

CITA GOV dibangun di atas tiga layer utama. Pertama, Layer Operasional (OPD), sebagai tempat perangkat daerah mengusulkan dan mengelola layanan digital.

Kedua, Layer Control/Digital Orchestrator (Diskominfosan), sebagai tempat verifikasi arsitektur, kelayakan, keamanan siber, dan analisis risiko dilakukan. Ketiga, Layer Executive View (Bupati/Sekda), berupa dashboard manajerial (Single Management View) dan Digital Health Score untuk pengambilan keputusan berbasis data serta persetujuan penganggaran TAPD.

Implementasi CITA GOV diproyeksikan memberikan efisiensi belanja TIK sebesar Rp1,175 miliar per tahun yang bersumber dari eliminasi duplikasi aplikasi, efisiensi waktu kerja, dan mitigasi risiko siber.

PENGLIPURAN BANGLI, Transformasi Parlemen dan Transparansi Aspirasi

Di sektor legislatif, Sekretaris DPRD Kabupaten Bangli, I Nyoman Dacin, SH., MH., meluncurkan inovasi PENGLIPURAN BANGLI (Pelayanan Legislasi, Integritas Persidangan, Upaya Regulasi Aspirasi, dan Notulensi).

Inovasi ini mengarahkan parlemen Bangli menuju Green Assembly dan Paperless Meeting melalui tiga modul unggulan, yakni e-Aspirasi, e-Sidang, dan e-Risalah AI.

e-Aspirasi menjamin penyerapan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dewan dilakukan secara transparan dan linier terintegrasi dengan SIPD. Sementara e-Sidang mendigitalisasi proses persidangan dan distribusi dokumen dewan.

Adapun e-Risalah AI digunakan untuk transkripsi dan pembuatan notulensi persidangan secara otomatis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

SINTESIS DTW BANGLI Integrasikan Retribusi dan Kemitraan Desa Adat

BACA :  Pemkab Badung Gelar Turnamen Mini Soccer Antar-OPD, Diikuti 15 Tim ASN

Di sektor keuangan pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli, I Wayan Dirga Yusa, AP., M.Si., menghadirkan SINTESIS DTW BANGLI (Strategy Sistem Integrasi Retribusi Daya Tarik Wisata).

Inovasi ini menjawab persoalan kebocoran retribusi pariwisata melalui tiga pilar terobosan, yakni regulatori, digital, dan sosial-kultural.

Pilar regulatori mencakup kepastian Perbup dan PKS bagi hasil antara Pemkab dan Desa Adat. Pilar digital menggunakan Single-Gateway IoT/QRIS dengan moda hybrid online-offline untuk mengatasi keterbatasan jaringan.

Sementara pilar sosial-kultural dibangun melalui kemitraan strategis Pemkab, Desa Adat, dan BPD Bali guna menjamin transparansi dan zero leakage. SINTESIS DTW diproyeksikan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata hingga 13 persen.

INTEGRA-III Perkuat Efisiensi Layanan Internal Sekretariat Daerah

Untuk memperkuat dukungan operasional internal birokrasi, dirancang pula inovasi INTEGRA-III melalui penerapan Shared Service Center berbasis platform SI-BULAN pada Sekretariat Daerah.

Inovasi ini menyatukan fasilitasi logistik, penganggaran, tracking sarana prasarana, dan e-Katalog Lokal yang ditargetkan mampu memangkas biaya operasional birokrasi hingga minimal 20 persen pada tahun 2028.

SI TAMPAN JAS BERDASI Perkuat Deteksi Dini dan Ketertiban Umum

Di sektor ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangli, I Wayan Sugiarta, S.IP., M.Si., meluncurkan inovasi SI TAMPAN JAS BERDASI.

Inovasi ini merelokasi paradigma penegakan ketertiban dari tindakan yang reaktif menjadi tindakan yang preventif dan antisipatif. SI TAMPAN JAS BERDASI mengusung strategi STAMPAN JAS BERDASI (Strategi Integritas, Tanggap, Aman, Mitigasi, Preventif, Antisipatif, dan Networking dalam Jejaring Aksi Satpol PP BERbasis DAta Serta Informasi).

BACA :  PLN dan Mitra Hadirkan SPKLU 1,1 MW di Denpasar, Layani Pengisian 17 Kendaraan Bersamaan

Inovasi ini menempatkan Satpol PP Bangli sebagai Integrator (Hub) yang didukung enam pilar siklus terpadu, yakni Satu Jejaring, Satu Informasi, Satu Data, Satu Analisis, Satu Koordinasi, dan Satu Tindak Lanjut.

Selain itu, inovasi ini memformalisasikan kearifan lokal ke dalam sistem kedinasan resmi dengan mengintegrasikan Bendesa Adat dan Pacalang dalam sistem pelaporan ketertiban umum secara real-time.

GENCAR BANGLI Optimalkan Pajak Daerah Berbasis Data Perizinan

Di sektor pendapatan dan keuangan daerah, Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli, Putu Agus Muliawan, ST., M.A.P., meluncurkan inovasi GENCAR BANGLI (Gerakan Ekstensifikasi dan Penerbitan NPWPD secara Jabatan Berbasis Data Perizinan Usaha).

Inovasi ini mengubah mekanisme pemungutan pajak daerah dari yang semula bersifat pasif/reaktif menjadi proaktif melalui analisis data perizinan terpadu.

GENCAR BANGLI hadir untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan/minuman yang berpotensi mencapai Rp15,92 miliar serta perhotelan sebesar Rp5,54 miliar.

Melalui skema kerja terintegrasi, mulai dari sinkronisasi data perizinan usaha, matching data, verifikasi/validasi, penerbitan NPWPD secara jabatan, hingga monitoring kepatuhan, inovasi ini diproyeksikan mampu memperluas basis wajib pajak, meningkatkan kualitas data perpajakan, serta mendorong kepatuhan dan kemandirian fiskal daerah secara berkelanjutan.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular