Pemkab Gianyar Terima Kunjungan BI Sumut, Bahas Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima kunjungan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Daerah Sumatera Utara yang dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Kerja Bupati Gianyar, Senin (11/5/2026).

Pertemuan ini membahas strategi pengembangan potensi daerah sebagai destinasi terpadu berbasis budaya dan pendidikan, sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan sektor pariwisata.

Turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali serta Kelompok Ahli Gubernur Bali.

Direktur Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Iman Gunadi, menyampaikan bahwa kunjungan ke Kabupaten Gianyar bertujuan mempelajari strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya yang telah berhasil diterapkan.

Selain itu, pihaknya juga menggali praktik baik dalam pengelolaan destinasi terpadu yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Danau Toba.

Ia menambahkan, kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar yang telah menerima kunjungan kami dengan baik. Kami berharap berbagai pengalaman dan masukan yang diperoleh melalui pertemuan ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan KEK Danau Toba ke depan,” ujarnya.

BACA :  ‎Ditinggal Usai Bakar Sampah, Rumah Pensiunan Guru di Ambengan Ludes Terbakar

Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, mengucapkan selamat datang dan menyebut kunjungan ini sebagai upaya memperkuat sinergi antar daerah dalam pengembangan kawasan strategis berbasis pariwisata berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan harus mampu menjaga identitas budaya, memberdayakan masyarakat lokal, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pengembangan kawasan strategis membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, akademisi, investor, hingga masyarakat. Karena itu, forum diskusi seperti ini dinilai penting sebagai wadah bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, sekaligus menyusun strategi pengembangan kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya menciptakan ekosistem investasi yang sehat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, digitalisasi pelayanan, serta pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata dan ekonomi masyarakat,” terangnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Wayan Gede Sedana Putra, dalam paparannya menjelaskan transformasi pariwisata terintegrasi dari warisan budaya menuju ekosistem digital.

Selanjutnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary, memaparkan strategi investasi melalui ekosistem pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA :  Bupati Badung Bagikan Helm kepada Pelajar SMAN 2 Abiansemal, Dorong Tertib Berlalu Lintas

Paparan terakhir disampaikan oleh Jafung Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gianyar, Putu Deasy Utamiyanti, yang menjelaskan penguatan keberlanjutan pariwisata melalui sinergi lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata harus menyeimbangkan tiga aspek utama, yakni keberlanjutan lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular