Pemkab Klungkung Siapkan Pemilihan Perbekel untuk 11 Desa di Klungkung

Kepala Dinas Pemdes, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Klungkung, Wayan Suteja
Kepala Dinas Pemdes, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Klungkung, Wayan Suteja

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Di tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Klungkung sedang menyiapkan Pilkel (Pemilihan Perbekel) untuk 11 Desa di Bumi Serombotan.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pemdes, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Klungkung, Wayan Suteja ketika dikonfirmasi balipuspanews.com, Selasa (26/01/2021). Menurutnya awal November 2021 nanti, sudah harus dilaksanakan pelantikan seluruh calon Perbekel hasil Pilkel se-Kabupaten Klungkung.

“Sebagai persiapan Pilkel, nantinya Sekitar bulan April dan Mei akan dilaksanakan Pilkel secara serentak di Kabupaten Klungkung,” ungkapnya.

Suteja menyebutkan dana yang disiapkan untuk penyelenggaraan Pilkel ini sekitar 600 juta. Desa yang menerima anggaran paling kecil sekitar 20 juta dan anggaran paling besar 60 juta.

“Anggaran kita siapkan berjenjang antara 20 juta, 30 juta, 40 juta, sampai 60 juta per Desa, namun sampai saat ini belum dilakukan pembentukan panitia untuk melaksanakan Pilkel tersebut namun kita tetap siapkan penyelenggaraannya,” ujar Suteja.

Terkait calon Perbekel yang boleh dipilih kembali dirinya menyatakan semua perbekel yang bertugas sekarang ini masih bisa dipilih kembali.

Dari data yang ada disetiap Kecamatan yang akan melakukan Pilkel antara lain untuk Kecamatan Klungkung ada 3 Desa yaitu Desa Selisihan, Tegak, dan Akah.

Sedangkan untuk Kecamatan Dawan ada 1 Desa yaitu Desa Gunaksa.

Sementara di Kecamatan Banjarangkan ada 4 Desa yaitu Desa Bumbungan, Desa Getakan, Desa Banjarangkan, dan Desa Negari.

Dan untuk Kecamatan Nusa Penida ada 3 Desa yang melakukan Pilkel yaitu Desa Sekartaji, Desa Bungamekar, dan Desa Lembongan.

Dipastikan sesuai dengan Permendagri Nomor 72 tahun 2020 terkait dengan pemilihan Perbekel wajib mengikuti protokol Kesehatan yang harus dilakukan saat berlangsungnya Pilkel tersebut. Dirinya memastikan Pilkel kali ini merupakan Pilkel gelombang ke tiga.

“Pilkel tahun 2018 gelombang pertama ada 17 Pilkel sedangkan gelombang kedua  tahun 2020 ada 22 Pilkel dan yang ketiga tahun 2021 ini ada 11 Pilkel dan 3 Desa, sementara tahun 2024 bakal diikuti 20 Desa,” terang Wayan Suteja lebih detail.

Penulis/Editor : Roni/Budi