JAKARTA, balipuspanews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kemenparekraf akan memberikan hibah pariwisata senilai Rp3,3 triliun sebagai bagian dari Program Ekonomi Nasional/PEN.
Terkait itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan agar penyalurannya dilakukan secara ketat dan selektif.
“Pemerintah harus selektif memberikan dana tersebut kepada para pelaku pariwisata maupun pengelola hotel dan restoran, agar dana yang dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan masing-masing dan disesuaikan dengan kondisi pandemi covid-19,” tegas Bamsoet di Jakarta, Sabtu (3/10/2020).
Dengan demikian, para pelaku pariwisata, pengelola hotel, dan restoran dapat segera meningkatkan persiapan protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan yang sesuai dengan protokol kesehatan covid-19.
Ia juga meminta Kemenparekraf melakukan terobosan atau inovasi untuk pemulihan wisata, dengan meningkatkan promosi lewat media online ataupun media siar untuk menarik minat wisatawan, terutama wisatawan mancanegara/wisman.
“Dalam hal ini Kemenparekraf bersama Dinas Pariwisata di setiap daerah, tetap melakukan penataan destinasi wisata dalam kawasan strategis pariwisata nasional,” ujarnya.
Hal yang juga penting, menurutnya adalah kesiapan pihak pengelola pariwisata maupun hotel dan restoran agar dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat yang ingin melakukan wisata atau kunjungan bahwa industri hotel dan restoran sudah siap melayani dan menerapkan seluruh protokol kesehatan secara maksimal.
Penulis/Editor : Hardianto/Oka Suryawan



