Pilpres 2019, PSI Dukung Jokowi

- Advertisement -
- Advertisement -

Denpasar, balipuspanews.com – Setelah Partai Golkar, giliran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menegaskan komitmennya untuk mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2019 mendatang. Dukungan PSI ini terungkap dalam pertemuan DPP PSI dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/4).

Di hadapan Presiden Jokowi, Ketua DPP PSI Grace Natalie menyampaikan beberapa pandangan sekaligus alasan sehingga partai yang dinahkodainya memutuskan mendukung Presiden Jokowi pada Pemilu Presiden mendatang. Salah satunya, Presiden Jokowi dipandang sebagai buah nyata demokrasi di Indonesia saat ini.

“Bagi PSI, Presiden Jokowi adalah inspirasi bagi anak-anak muda untuk terlibat politik. Presiden Jokowi adalah buah nyata dari demokrasi, di mana seorang warga biasa bisa menjadi presiden,” papar Grace, sebagaimana dikutip dalam rilis resmi PSI yang diterima wartawan di Denpasar.

Selain itu, dua setengah tahun menjabat, Presiden Jokowi dipandang PSI telah berhasil mengimplementasikan janji-janji politiknya. Bahkan pembangunan infrasruktur yang selama ini terbengkalai mulai dikejar, dan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan menjadi program prioritas.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

“Atas dasar itu, PSI siap mendukung Pak Jokowi sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2019,” tegas Grace, yang dalam pertemuan tersebut didampingi jajaran DPP PSI.

Menanggapi dukungan PSI ini, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih. Ia juga berpesan, agar sebagai partai baru, PSI tampil berbeda. PSI juga diingatkan untuk membangun integritas dan kredibilitas dalam berpolitik.

“Harus ada diferensiasi. Kalian harus membangun kredibilitas dan integritas, ciptakan cara komunikasi yang baru, dan turun berkomunikasi langsung dengan rakyat,” pinta Presiden Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi bahkan sempat membagi pengalamannya, yang ‘nyaris tanpa modal’ ketika memenangkan Pilkada Solo dan Pilgub DKI Jakarta. “Kalian harus berani berbeda, jangan tiru model-model kampanye lama,” pesan Presiden Jokowi, kepada PSI.

Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh canda tawa, namun tanpa kehilangan substansi membahas berbagai persoalan. Percakapan bahkan juga masuk ke sosial media, yang digandrungi terutama oleh anak-anak muda.

PSI sebagaimana Presiden Jokowi, melihat medium baru ini penting, terutama sebagai alat untuk menyampaikan pesan politik. Bahkan Presiden Jokowi juga sempat menceritakan kisah-kisah jenaka di belakang layar, terkait v-log dengan Raja Salman dan kelahiran anak kambingnya.

BACA :  Bupati Badung Tegaskan Program Pembangunan Desa Harus Selaras dengan Kebijakan Kabupaten
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular