Rabu, April 17, 2024
BerandaKlungkungPolisi Lakukan Penyelidikan Kasus Pembegalan di Jalan Raya Tusan-Bakas

Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Pembegalan di Jalan Raya Tusan-Bakas

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Kepolisian dari Polsek Banjarangkan masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap pelaku dengan senjata tajam yang mengejar dua orang pengendara di Jalan Desa Tusan-Desa Bakas, Rabu (21/2/2024) dini hari.

Untuk mengetahui identitas pelaku, kepolisian akan memeriksa rekaman CCTV di sepanjang jalan yang diduga merekam peristiwa dugaan begal tersebut.

Kapolsek Banjarangkan, AKP Made Sutika mengatakan, pihaknya belum mengantongi identitas dari terduga pelaku. Pihak kepolisian hanya berbekal ciri-ciri pelaku, dari keterangan korban.

“Belum pak (identitas pelaku,red), unit opsnal kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Made Sutika, Kamis (22/2/2024).

Untuk menemukan titik terang identitas dan peristiwa yang meresahkan masyarakat tersebut, kepolisian akan memeriksa CCTV di seputaran jalur Jalan Raya Desa Tusan hingga Desa Bakas.

“Kami masih koordinasikan dengan pemilik CCTV di jalur yang dilintasi,” jelas Sutika.

Warga di Kabupaten Klungkung tengah diresahkan dengan beredarnya informasi begal di Jalan Raya Desa Tusan menuju Desa Bakas di Kecamatan Banjarangkan, Rabu (21/2/2024) dini hari.

Informasi kejadian begal tersebut tersebar di WhatsApp grup. Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, diketahui korban melintas bersamaan di Jalan Raya Desa Tusan-Desa Bakas sekitar Pukul 02.00 WITA.

BACA :  Kandang Terbakar, Sapi dan Ayam Ikut Terpanggang

Korban perempuan berinisial Ni Ketut JS,21, warga Desa Nyalian. Sementara korban laki-laki berinisial Ngakan Made AP,19, asal Desa Bungbungan.

Keduanya kebetulan melintas bersamaan di jalan Desa Tusan-Bakas saat dini hari karena pulang dari bekerja.

Tepatnya di depan Kantor Puskeswan, mereka dikejar dengan dua orang warga yang berboncengan mengendarai sepeda motor. Bahkan seorang diantaranya mengacungkan sajam jenis parang, sembali tertawa.

Kedua korban yang merasa dikejar, lalu mempercepat laju kendaraannya. Sesampainya di wilayah Bakas, tepatnya di depan Panti Asuhan Dharma Jati I, korban melihat melalui spion kendaraan bahwa kedua pelaku sudah tidak nampak mengejar.

Selanjutnya kedua Korban meminta perlindungan ke rumah warga di Desa Bakas. Korban tersebut ketakutan, sampai menangis dan tubuhnya gemetar. Hal itu pun membuat pemilik rumah terkejut dan setelah mendengarkan cerita dari kedua pemotor, pemilik rumah kemudian mencoba menenangkan.

Setelah viralnya informasi percobaan pembegalan tersebut, Kapolres Klungkung, AKBP Umar langsung menyambangi rumah seorang warga yang diduga menjadi korban percobaan begal.

BACA :  Pemerintah Diminta Tidak Naikan Harga BBM Subsidi Atasi Kenaikan Harga Minyak Mentah Dunia

Orang nomor 1 di Polres Klungkung itu, juga langsung meminta keterangan dan pendalaman keterangan korban yang diketahui berinisial Ngakan Made AP asal Dusun Penarukan, Desa Bumbungan.

“Tujuan kami menyambangi rumah yang nyaris jadi korban begal tersebut, agar dapat bertemu dengan para korban dan melakukan konfirmasi informasi. Sehingga kami pihak kepolisian Khususnya Polres Klungkung, untuk dapat melaksanakan tindakan preventif atau pencegahan dan juga melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini,” ungkap AKBP Umar.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya  memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya yang sering pulang malam agar selalu berhati-hati terutama melintas di jalan yang sepi.

Penulis: Roni
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular