BULELENG, balipuspanews.com – Adanya temuan sampah limbah medis sebanyak 24, 8801 Kilogram yang dibuang sembarangan di Wilayah Lingkungan Sangket , Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng disikapi polisi. Hal itu diketahui usai temuan sampah yang tergolong Bahan Berbahaya Beracun (B3) dilaporkan ke Mapolsek Sukasada oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng.
Dikonfirmasi Senin (13/11/2023), Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terhadap temuan limbah medis tersebut. Langkah awal pun telah dilakukan seperti mengkonfirmasi sejumlah pihak termasuk salah satunya adalah Kepala Puskesmas Sukasada.
“Kami tengah melakukan penyelidikan atas temuan limbah medis tergolong B3 tersebut. Masalahnya limbah medis itu tidak banyak orang bisa mengakses kecuali orang tertentu namun dibuang sembarangan,” ungkap Kompol Dwi.
Pada kesempatan itu, Kompol Dwi meminta keterangan terhadap Kepala Puskesmas Sukasada drg Putu Novara Sona terkait kemungkinan darimana limbah medis dengan rincian jarum suntik seberat 1,071 Kilogram, kemasan botol obat seberat 23,095 Kilogram, kemasan obat campur spluit dalam botol plastik seberat 0,708 Kilogram, masker handgloves ¹seberat 0,0044 Kilogram, dan obat kadaluwarsa seberat 0,0017 Kilogram berasal.
“Kami sudah bertemu dengan Kepala Puskesmas Sukasada untuk berkoordinasi soal temuan limbah medis ini. Sekarang Kasus ini masih kami dalami dan lakukan penyelidikan. Jika ditemukan adanya indikasi pidana maka tentu akan dilanjutkan prosesnya,” imbuh dia.
Sementara itu berita sebelumnya sebanyak 24,8801 Kilogram sampah limbah medis tergolong B3 ditemukan di Lingkungan Sangket, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng. Limbah tersebut diduga dibuang oleh oknum tidak bertanggungjawab di pinggir jalan.
Menyikapi temuan tersebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng yang dipimpin Kepala Dinas Gede Melandrat pada Minggu (12/11/2023) petang langsung melakukan proses pengangkutan terhadap seluruh limbah medis yang dibuang secara sembarangan untuk dilakukan pengelolaan sesuai SOP yang ada.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



